Sumatera Utara - Penjabat Sekdaprov Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menutup rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III, IV, dan V, serta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I di Aula BPSDM Sumut. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan tiga tugas utama yang wajib dimiliki pemimpin.
Menurut Sulaiman, seorang pemimpin harus mampu menjalankan fungsi manajerial, memiliki kepemimpinan yang kuat, serta mendorong inovasi di unit kerjanya. Ia menyatakan bahwa pelayanan publik saat ini menuntut kemampuan untuk tanggap dalam perubahan.
Sulaiman menilai bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya bergantung pada kemampuan administratif. Pemimpin dituntut mampu mengambil keputusan strategis dan menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Ia berharap para peserta pelatihan dapat menerapkan kompetensi yang telah dipelajari selama pelatihan berlangsung. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan berdampak langsung pada kualitas pelayanan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Sulaiman juga berbagi pengalamannya saat mengikuti Diklat Pim di Banda Aceh. Ia menekankan bahwa komunikasi antarpeserta dan pemahaman materi merupakan kunci penting dalam keberhasilan pelatihan.
Baca juga: Mentan Tegaskan Pasokan Beras Sumut Aman, Bantuan Digenjot hingga 15 Ribu Ton
Ia menegaskan bahwa pelatihan bukan sekadar formalitas, melainkan harus diterapkan dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari agar peningkatan kompetensi benar-benar terasa manfaatnya.
Sulaiman juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus. Ia meminta peserta untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan kemampuan diri.
Sementara itu, Kepala BPSDM Sumut, Agustinus, melaporkan bahwa total peserta PKA sebanyak 122 orang, dan 120 di antaranya dinyatakan lulus. Dua peserta ditunda kelulusannya akibat terdampak bencana.
Untuk PKP, terdapat 51 peserta yang mengikuti pelatihan. Dari jumlah tersebut, 48 peserta dinyatakan lulus, sementara tiga lainnya ditunda kelulusannya.
Baca juga: Upaya Maksimal, Pemerintah Targetkan Tapteng Pulih Listrik dalam Hitungan Hari
Salah satu peserta, Hardian Siregar, menyampaikan apresiasi atas fasilitas dan penyelenggaraan pelatihan selama hampir empat bulan. Ia berharap aksi perubahan yang telah dirancang dapat diterapkan di instansi masing-masing.
Penutupan pelatihan ini menjadi momentum bagi para aparatur untuk memperkuat kompetensi dan menghadirkan inovasi nyata dalam pelayanan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA