Sumatera Utara - Curah hujan di Sumatera Utara pada Desember diperkirakan tidak setinggi bulan sebelumnya. Namun, BMKG Wilayah I Sumut tetap meminta masyarakat agar tidak menganggap kondisi ini sebagai situasi yang benar-benar aman.
Imbauan tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Sumut, Endah Paramita, dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut. Ia menjelaskan bahwa potensi hujan masih ada di sejumlah wilayah.
Menurutnya, kawasan pantai barat dan timur Sumut seperti Serdangbedagai, Deliserdang, Langkat, hingga Kota Medan masih memiliki peluang diguyur hujan. Intensitasnya bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang.
Endah menuturkan bahwa potensi tersebut muncul akibat adanya aktivitas belokan angin yang terjadi di sekitar pesisir timur dan barat. Kondisi ini memicu pembentukan awan hujan di sejumlah daerah.
Baca juga: Operasi Kebersihan Kilat: Rico Waas Targetkan Medan Barat Bersih Malam Ini
Ia menyebut bahwa hingga saat ini BMKG tidak menemukan indikasi adanya pengaruh siklon tropis. Dengan demikian, faktor lokal menjadi pemicu utama hujan yang terjadi di wilayah Sumut.
Belokan angin dan konvergensi menjadi dua dinamika atmosfer yang cukup dominan. Dua fenomena tersebut tetap mampu menghasilkan hujan meski curahnya tidak setinggi bulan sebelumnya.
BMKG juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di daerah berbukit. Risiko tanah longsor perlu diwaspadai, terutama jika hujan turun secara beruntun.
Selain itu, warga dekat aliran sungai juga diminta mewaspadai potensi banjir. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tetap mampu memicu kenaikan debit air.
Baca juga: Rico Waas Arahkan Layanan Mobile Disdukcapil untuk Warga Terdampak Banjir
Endah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dan BPBD. Menurutnya, koordinasi perlu diperkuat demi mempercepat respons apabila terjadi bencana hidrometeorologi.
Informasi peringatan dini juga harus dapat tersampaikan dengan tepat kepada masyarakat. Hal ini dianggap krusial agar warga tidak salah menerima informasi terkait cuaca.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi. Endah mengingatkan bahwa isu palsu terkait cuaca, termasuk kabar mengenai siklon, kerap muncul dan dapat menyesatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA