Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 09:08 WIB

Ubah Sampah Jadi Energi, Pemprov Sumut Bangun Kolaborasi Hijau dengan Daerah Sekitar

Ubah Sampah Jadi Energi, Pemprov Sumut Bangun Kolaborasi Hijau dengan Daerah SekitarBobby Nasution saat acara penandatanganan dengan Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas (kanan) dan Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan (kiri), di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (6/11/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah perkotaan. Melalui kesepakatan bersama dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, Bobby menandatangani kerja sama pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemanfaatan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) itu menjadi langkah penting untuk memperkuat pengelolaan lingkungan di Sumatera Utara. Proyek ini juga termasuk dalam program strategis nasional yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan.

Menurut Bobby Nasution, masalah sampah telah lama menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Karena itu, ia menegaskan pentingnya tindakan nyata agar penanganan dapat dilakukan secara efektif dan berkesinambungan.

“Kita harus benar-benar serius menanganinya. Ini juga menjadi perhatian Presiden dalam pembenahan tata kota,” ungkapnya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.

Baca juga: Bobby Nasution: Keluarga Hebat Jadi Kunci Lahirnya Generasi Emas 2045

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, produksi sampah di Kota Medan mencapai sekitar 1.200 hingga 1.700 ton per hari. Sementara itu, Kabupaten Deliserdang menghasilkan sekitar 1.400 ton per hari.

Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di TPA Terjun. Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi energi ramah lingkungan.

Bobby juga meminta seluruh pihak terkait agar berperan maksimal dalam mendukung program ini, termasuk PDAM Tirtanadi dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Kedua instansi tersebut akan berperan dalam penyediaan pasokan air bagi proyek PSEL.

Baca juga: Gubernur Bobby Nasution Pastikan Aspirasi Warga Tersalurkan Melalui SP4N Lapor

“Medan adalah salah satu dari sepuluh kota yang menerima program ini. Mari kita jalankan dengan baik dan profesional,” ujarnya.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, menyatakan kesiapannya untuk menyuplai antara 400 hingga 600 ton sampah per hari ke fasilitas PSEL. Ia juga menegaskan komitmen daerahnya dalam mengelola sisa sampah yang tidak terserap ke sistem.

Pihaknya berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut membantu dalam hal pendistribusian dan koordinasi teknis. “Kami siap mendukung sepenuhnya dan mengelola sisanya secara mandiri,” jelas Asri.

Dengan adanya kolaborasi ini, Pemprov Sumut optimistis langkah pengelolaan sampah menjadi energi bisa menjadi contoh nyata solusi berkelanjutan di daerah lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ubah Sampah Jadi Energi, Pemprov Sumut Bangun Kolaborasi Hijau dengan Daerah Sekitar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!