Sumatera Utara - Rangkaian ajang internasional Trail of the Kings™ – Lake Toba by UTMB® 2025 resmi dimulai melalui malam penyambutan (welcome dinner) di Labersa Hotel Samosir, Kamis (16/10/2025). Acara ini dihadiri peserta dari 26 negara dan menjadi pembuka kompetisi lari lintas alam berskala global tersebut.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Togap Simangunsong, menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bentuk pengakuan dunia terhadap keindahan dan kekayaan budaya Tanah Batak.
Dalam sambutannya, Togap menyebut para pelari akan menapaki “jalur para raja” — rute yang melintasi lanskap Geopark Toba, hutan pinus, air terjun, dan desa adat yang menyimpan sejarah panjang masyarakat Batak.
Baca juga: Dinsos Medan Tunjukkan Kepedulian Sosial dengan Salurkan Bantuan bagi Warga Disabilitas
Pemprov Sumut menilai ajang ini membawa dampak besar terhadap pariwisata dan ekonomi daerah. Jumlah pengunjung selama acara diperkirakan mencapai hingga 8.000 orang dari berbagai negara.
Selain meningkatkan popularitas Danau Toba sebagai destinasi sport tourism, kegiatan ini juga menjadi simbol keberhasilan Sumut menjaga status UNESCO Global Geopark Toba Caldera yang kembali mendapat pengakuan internasional.
Togap menegaskan bahwa Pemprov Sumut akan terus berkomitmen menjadikan Danau Toba sebagai ikon olahraga wisata kelas dunia. Pemerintah pun memastikan kesiapan fasilitas dan dukungan masyarakat sekitar.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, turut menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan ajang ini di daerahnya. Menurutnya, UTMB menjadi momentum besar untuk menunjukkan potensi Pulau Samosir di mata dunia.
Baca juga: Perkuat Persatuan, Densus 88 dan Kemenag Sumut Libatkan Tokoh Agama Tangkal Radikalisme
Acara ini mempertandingkan enam kategori lari, termasuk kategori utama Caldera Crown 100K yang menjadi tantangan paling bergengsi. Semua kegiatan berpusat di kawasan Pulau Samosir yang menjadi jantung Danau Toba.
Dengan semangat kolaborasi, Pemprov Sumut berharap event ini dapat menjadi langkah awal memperkuat posisi Danau Toba di peta wisata internasional. Ajang ini bukan hanya lomba, tetapi juga perayaan budaya dan alam Sumatera Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA