Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut. Menurutnya, masyarakat harus selalu mengetahui program-program pemerintah.
Hal ini disampaikan Bobby saat silaturahmi dengan wartawan di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan. Ia berharap OPD aktif menyampaikan programnya, tidak hanya kegiatan gubernur semata.
Bobby menilai temu pers rutin merupakan langkah penting untuk transparansi dan sosialisasi program. Dengan begitu, pembangunan bisa berjalan lebih baik karena didukung masyarakat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, temu pers pertama digelar di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan. Beberapa pejabat hadir sebagai narasumber, termasuk Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah dan Kepala Dinas Kesehatan Faisal Hasrimi.
Dalam temu pers itu, Pemprov membahas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang berfokus pada pendidikan dan kesehatan. Salah satu rencana besar adalah peluncuran Program Berobat Gratis (PROBIS).
Baca juga: Cegah TBC, ASN Sumut Diharapkan Jadi Pelopor Kebersihan dan Kesehatan
Dengan PROBIS, masyarakat Sumut bisa mendapatkan layanan kesehatan cukup dengan KTP. Faisal Hasrimi menegaskan bahwa Pemprov berkomitmen penuh menghadirkan Universal Health Coverage yang nyata.
Selain itu, Pemprov juga memberikan beasiswa PPDS untuk tujuh putra-putri Nias. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan mengabdi sebagai dokter spesialis di daerah asal.
Di bidang pendidikan, program unggulan lainnya adalah PUBG (Program Unggulan Bersekolah Gratis). Mulai 2026, siswa SMA/SMK/SLB di Kepulauan Nias akan bersekolah gratis.
Program ini kemudian diperluas secara bertahap. Pada 2027 akan menyasar Pantai Barat, lalu 2028 menjangkau dataran tinggi. Skema bertahap ini dibuat agar pembangunan lebih merata.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Jadi Prioritas, Pemprov Sumut Dorong Kepatuhan Iuran
Dikky Anugerah menegaskan bahwa PUBG akan menghapus biaya sekolah sepenuhnya. Hal ini merupakan langkah nyata Pemprov Sumut dalam mendukung pendidikan gratis dan berkualitas.
Bobby berharap, dengan komunikasi terbuka, masyarakat semakin percaya dan mendukung. “Pembangunan tidak bisa jalan sendiri, media dan masyarakat harus ikut terlibat,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA