Senin, 13 JULI 2026 • 21:06 WIB

Sekitar 10 Ribu Warga Ramaikan PRSU 2026, Konser Raim Laode Tetap Meriah Meski Hujan

Author

Raim Laode saat tampil di PRSU 2026 Sabtu malam (11/7/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 kembali menunjukkan daya tariknya bagi masyarakat. Memasuki hari kedelapan penyelenggaraan, ribuan orang tetap memadati area PRSU meski hujan mengguyur lokasi acara sejak malam. Cuaca yang kurang bersahabat tidak mengurangi semangat pengunjung untuk menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan.

Sekitar 10 ribu orang tercatat hadir pada malam tersebut. Mereka memenuhi berbagai sudut kawasan PRSU dan bertahan hingga acara berakhir. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah konser musik di Panggung Utama yang menghadirkan Raim Laode dan Nufix.

Baca juga: Kahiyang Ayu Ajak Perajin Tingkatkan Estetika dan Kemasan Produk untuk Pasar Global

Suasana di lokasi tetap hidup sepanjang pertunjukan berlangsung. Para penonton terlihat bernyanyi bersama mengikuti lagu-lagu yang dibawakan kedua musisi. Banyak di antara mereka juga mengabadikan momen melalui telepon genggam sambil menikmati jalannya konser.

Penampilan Raim Laode menjadi salah satu daya tarik utama malam itu. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat Medan yang tetap memilih bertahan meski hujan turun cukup deras.

Usai tampil, Raim Laode mengaku terkesan melihat antusiasme masyarakat. Menurutnya, hujan bukan menjadi penghalang bagi warga Medan untuk berkumpul dan menikmati hiburan bersama.

Ia bahkan menyampaikan bahwa masyarakat Medan memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Baginya, kondisi cuaca tidak mengurangi keinginan warga untuk hadir dan menikmati suasana konser secara langsung.

Selain konser musik, PRSU juga menghadirkan berbagai kegiatan lain yang menarik perhatian pengunjung. Salah satunya adalah Lomba Dance Kontemporer yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Di antara para peserta terdapat kelompok tari dari Kabupaten Padang Lawas yang rela menempuh perjalanan sekitar 12 jam menuju Kota Medan. Mereka datang untuk mengikuti perlombaan sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Perwakilan kelompok tari tersebut menceritakan bahwa perjuangan mereka tidak hanya sebatas perjalanan yang panjang. Mereka juga menghadapi keterbatasan fasilitas latihan di daerah asal. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat untuk menampilkan pertunjukan terbaik.

Mereka berharap keikutsertaan dalam PRSU dapat membuka perhatian terhadap potensi seni budaya daerah. Harapan mereka sederhana, yakni agar bakat dan kerja keras anak-anak daerah mendapat kesempatan berkembang meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Baca juga: Bermalam Bersama Peserta Jamdasu XI, Bobby Nasution Dengarkan Aspirasi Generasi Muda

Semangat para peserta lomba yang datang dari berbagai kabupaten dan antusiasme ribuan pengunjung yang tetap bertahan di tengah hujan menunjukkan bahwa PRSU bukan sekadar ajang hiburan. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, mengapresiasi karya seni, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada publik.

Penyelenggaraan PRSU 2026 pun masih akan berlanjut dengan menghadirkan berbagai agenda menarik lainnya. Selain pertunjukan musik, masyarakat masih dapat menikmati pameran multiproduk, aneka kuliner, wahana permainan, serta beragam aktivitas yang telah disiapkan hingga akhir penyelenggaraan. Pemerintah mengajak masyarakat untuk terus meramaikan PRSU 2026 sebagai pesta rakyat terbesar di Sumatera Utara sekaligus wadah promosi seni, budaya, dan potensi daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU