Sumatera Utara - Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki kualitas data sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, data yang akurat akan membantu pemerintah menyalurkan berbagai program secara lebih tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menerima kunjungan Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan yang melakukan pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jumat (19/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menyoroti persoalan data kemiskinan yang selama ini masih menjadi tantangan. Ia mengatakan ketidaktepatan data dapat berdampak pada penyaluran bantuan sosial yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.
Menurutnya, masih terdapat warga yang seharusnya menerima bantuan tetapi tidak terdata, sementara ada pula penerima yang sebenarnya tidak lagi memenuhi kriteria namun tetap mendapatkan bantuan.
Karena itu, ia berharap sensus yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali tersebut mampu menghasilkan data yang lebih valid dan akurat.
Baca juga: Rico Waas Ajak Lansia Menjadi Cahaya dan Inspirasi bagi Generasi Muda
Zakiyuddin juga menilai perkembangan teknologi saat ini semestinya dapat mendukung proses pendataan yang lebih baik. Dengan pemanfaatan teknologi, profil ekonomi masyarakat diharapkan dapat dipetakan secara lebih jelas.
Saat menjalani proses pendataan, Zakiyuddin mengaku mendapat banyak pertanyaan dari petugas sensus. Ia bahkan sempat melontarkan candaan mengenai detail pertanyaan yang diajukan dalam wawancara tersebut.
Meski suasana berlangsung santai, ia menegaskan bahwa sensus memiliki peran yang sangat penting. Berbagai informasi yang dikumpulkan menjadi dasar dalam memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa petugas menanyakan berbagai aspek kehidupan, mulai dari pola hidup sehari-hari, biaya hidup, hingga usaha yang dijalankan. Seluruh informasi tersebut harus diberikan secara jujur agar hasil pendataan benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Karena itu, Zakiyuddin mengimbau seluruh masyarakat untuk terbuka saat mengikuti sensus. Kejujuran warga akan membantu pemerintah memperoleh data yang lebih akurat.
Baca juga: Potensi Medan Siap Dipromosikan Lebih Luas, Pemko Bahas Kolaborasi dengan MNC
Selain masyarakat umum, ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif. Dukungan dari sektor usaha dinilai penting agar gambaran ekonomi Kota Medan dapat tersusun secara lengkap.
Pendataan perdana tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprillia bersama tim BPS. Mereka melakukan pencocokan data Kartu Keluarga serta pendataan terkait kondisi ekonomi.
Hafsyah menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menggunakan metode digital tanpa kuesioner kertas. Melalui sistem tersebut, status sosial ekonomi warga dapat langsung dipetakan berdasarkan kategori yang telah ditentukan.
Menurutnya, pelaksanaan sensus ini akan menghasilkan pembaruan data ekonomi dan sosial masyarakat Kota Medan secara menyeluruh sehingga menjadi dasar yang lebih kuat dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan