Selasa, 14 APRIL 2026 • 09:26 WIB

Cegah Banjir Terulang, Bobby Minta Pembangunan Tanggul Tukka Dipercepat

Author

Bobby Nasution saat meninjau langsung proses pembangunan tanggul dan sabodam di Desa Hutanabolon, Senin (13/4/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan tanggul dan sabodam di Sungai Tukka. Proyek ini dinilai krusial untuk melindungi masyarakat dari ancaman banjir susulan.

Penegasan tersebut disampaikan saat dirinya turun langsung meninjau lokasi pembangunan di Desa Hutanabolon. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai harapan.

Di lokasi, gubernur berdialog dengan berbagai pihak yang terlibat dalam proyek. Mulai dari perwakilan kementerian, dinas terkait, hingga pemerintah kabupaten turut hadir dalam pembahasan tersebut.

Diskusi tersebut membahas sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan. Salah satu fokus utama adalah mencari solusi agar pekerjaan tidak terhambat lebih lama.

Baca juga: Bobby Nasution Fokus Rekonstruksi, Tinjau Langsung Tanggul Sungai Badiri

Gubernur menyoroti bahwa keterlambatan proyek bisa berdampak langsung pada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa risiko banjir masih sangat tinggi jika pembangunan tidak segera diselesaikan.

Menurutnya, semua pihak harus saling mendukung dan tidak menunggu satu sama lain. Proses administrasi yang belum rampung diminta segera diselesaikan agar pekerjaan bisa dipercepat.

Permasalahan lahan juga menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut. Pemerintah provinsi disebut telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menuntaskan hal tersebut.

Dalam kondisi hujan deras, peninjauan tetap dilakukan. Hal ini sekaligus memberikan gambaran langsung mengenai kondisi sungai saat debit air meningkat.

Gubernur bahkan melihat sendiri bagaimana air sungai naik dalam waktu singkat. Kondisi ini dinilai sangat berpotensi memicu banjir kembali.

Wilayah Kecamatan Tukka diketahui telah beberapa kali mengalami banjir bandang. Kejadian tersebut terjadi berulang dalam beberapa bulan terakhir.

Situasi ini membuat percepatan pembangunan menjadi semakin mendesak. Ia tidak ingin pekerjaan yang sudah dimulai harus diulang akibat kerusakan kembali.

Gubernur juga menegaskan bahwa anggaran untuk proyek tersebut sudah tersedia. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk menunda pekerjaan lebih lama.

Baca juga: Wagub Sumut Tekankan Transparansi, Keterbukaan Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Ia meminta pemerintah daerah turut memberikan dukungan maksimal. Sinergi antara semua pihak dinilai menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini.

Sementara itu, pemerintah kabupaten menyatakan komitmennya untuk mendukung proses pemulihan. Dukungan tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki.

Program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana direncanakan berjalan hingga beberapa tahun ke depan. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan kondisi masyarakat secara bertahap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU