Rabu, 01 APRIL 2026 • 09:48 WIB

LKPJ 2025, Bobby Paparkan Perkembangan Ekonomi dan Ketenagakerjaan

Author

Bobby Nasution saat di ruang rapat paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (30/3/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2025 kepada DPRD Sumut. Penyampaian ini dilakukan dalam rapat paripurna di Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby memaparkan berbagai capaian makro ekonomi daerah. Fokus utamanya mencakup penurunan angka kemiskinan, peningkatan ketenagakerjaan, serta perkembangan Indeks Pembangunan Manusia.

Bobby menjelaskan bahwa angka kemiskinan di Sumut mengalami penurunan. Persentasenya turun dari 7,99 persen pada 2024 menjadi 7,36 persen pada 2025.

Penurunan tersebut setara dengan berkurangnya jumlah penduduk miskin. Tercatat sebanyak 87.760 jiwa berhasil keluar dari kategori tersebut.

Di sektor ketenagakerjaan, terdapat peningkatan partisipasi angkatan kerja. Angkanya mencapai 72,29 persen pada 2025.

Baca juga: Rp2,9 M Bantuan Digelontorkan untuk Korban Bencana di Taput

Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, tingkat partisipasi angkatan kerja berada di angka 71,36 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia juga mengalami kenaikan. IPM meningkat sebesar 0,71 poin.

Nilai IPM pada 2025 tercatat sebesar 76,47. Sebelumnya, pada 2024, IPM berada di angka 75,76.

Bobby juga menyampaikan perkembangan ekonomi daerah. PDRB per kapita menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2023, PDRB per kapita berada di angka Rp62,08 juta. Kemudian meningkat menjadi Rp67,42 juta pada 2024.

Selanjutnya, pada 2025, PDRB per kapita mencapai Rp72,62 juta. Angka ini menunjukkan peningkatan yang berkelanjutan.

Selain itu, Bobby memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah. Pada 2025, target PAD ditetapkan sebesar Rp12,7 triliun.

Baca juga: Ribuan Penumpang Tiba di Belawan Selama Arus Balik Lebaran

Realisasi PAD tercatat sebesar Rp12,27 triliun. Angka ini menunjukkan capaian yang mendekati target.

Untuk belanja daerah, anggaran yang disiapkan sebesar Rp12,5 triliun. Realisasinya mencapai Rp11,5 triliun atau sekitar 92 persen.

Bobby menegaskan bahwa belanja daerah dilakukan secara efisien. Ia menekankan pentingnya efektivitas dalam penggunaan anggaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU