Senin, 30 MARET 2026 • 14:00 WIB

Rp2,9 M Bantuan Digelontorkan untuk Korban Bencana di Taput

Author

Bupati Taput serahkan Rp2,9 M bantuan Kemensos bagi korban bencana alam. (ANTARA/HO) 

Sumatera Utara - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Bantuan yang diberikan mencakup isi hunian dan penguatan ekonomi. Program ini ditujukan bagi korban bencana hidrometeorologi tahun 2025.

Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat menekankan pentingnya kejujuran data. Hal ini diperlukan dalam proses penyaluran bantuan.

Baca juga: Pemko Medan dan DJP Kompak Dorong Optimalisasi Penerimaan Pajak

Ia menyebut bahwa verifikasi faktual terus dilakukan. Tujuannya agar bantuan tepat sasaran.

Menurutnya, kejujuran masyarakat sangat berpengaruh. Hal ini untuk menghindari permasalahan di lapangan.

Ia mencontohkan perubahan data penerima bantuan. Awalnya tercatat 103 kepala keluarga, namun setelah verifikasi menjadi 70 kepala keluarga.

Perubahan tersebut terjadi karena adanya warga yang mengundurkan diri. Kondisi ini dinilai tidak baik dalam proses penyaluran bantuan.

Bupati berharap masyarakat dapat memberikan data yang jujur. Hal ini demi keadilan bagi seluruh penerima.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Bantuan diharapkan digunakan secara tepat.

Baca juga: Kisah UMKM Muda Medan, Dari Usaha Sederhana Menuju Bisnis Berkembang

Menurutnya, dana tersebut sebaiknya dimanfaatkan untuk pemulihan kondisi rumah. Selain itu, dapat digunakan untuk memulai kembali usaha.

Plt Kepala Dinas Sosial PPPA Taput, Bontor Hutasoit, menjelaskan mekanisme penyaluran. Bantuan disalurkan melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2.912.000.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 364 kepala keluarga. Para penerima tersebar di 11 kecamatan. Setiap keluarga menerima bantuan dengan jumlah yang sama.

Setiap keluarga mendapatkan Rp8.000.000. Rinciannya Rp3.000.000 untuk isi hunian dan Rp5.000.000 untuk penguatan ekonomi.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat bangkit. Terutama dalam memulihkan kondisi pascabencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU