Selasa, 03 MARET 2026 • 09:53 WIB

Harga Ayam Mulai Melandai, Pemprov Sumut Genjot Stabilisasi Jelang Lebaran

Author

Bobby Nasution mengecek stabilitas harga saat di pasar tradisional. (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Sumatera Utara mulai menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idulfitri 2026.

Berdasarkan data pengendalian inflasi daerah, harga daging ayam di Pasar Sei Sikambing Medan per 27 Februari 2026 tercatat Rp41.386 per kilogram. Angka tersebut mencerminkan pergerakan harga yang mulai lebih terkendali.

Di beberapa daerah, harga bahkan lebih rendah. Asahan dan Tebingtinggi mencatat harga Rp32.000 per kilogram, sementara harga tertinggi terpantau di Kota Sibolga sebesar Rp55.072 per kilogram.

Baca juga: Dua Dekade Ramadan Fair, Ruang Ekonomi dan Silaturahmi Terjaga

Secara rata-rata, Indeks Harga Konsumen daging ayam berada di angka Rp43.665 per kilogram. Meski demikian, harga tersebut masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi Rp40.000 per kilogram.

Kepala Bidang PPDN-TN Dinas Perindag ESDM Sumut, Charles T.H. Situmorang, menyebutkan harga ayam pada awal Ramadan sempat menyentuh Rp50 ribu per kilogram. Saat ini harga mulai stabil di kisaran Rp45 ribu.

Untuk menekan harga lebih lanjut, Pemprov Sumut menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini difokuskan khusus untuk komoditas daging ayam.

GPM dilaksanakan pada 2–3 Maret di sejumlah pasar di Kota Medan, termasuk Pusat Pasar, Sei Sikambing, Petisah, Sukaramai, Medan Deli, Marelan, dan Bakaran Batu.

Kegiatan serupa juga dijadwalkan kembali pada 9–10 Maret serta 16–17 Maret di beberapa lokasi yang sama dengan tambahan Pancur Batu dan Gambir.

Selain intervensi pasar, Dinas Perindag ESDM Sumut juga menggelar rapat koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan. Rapat dipimpin Plh Kepala Dinas Yosi Sukmono pada 24 Februari 2026.

Pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Bank Indonesia, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Biro Perekonomian, PUD Pasar Kota Medan, serta sejumlah pelaku usaha.

Baca juga: Bobby Dorong Penataan Kabel Kota, Wajah Sumut Harus Lebih Rapi

Dalam rapat, pelaku usaha memaparkan kondisi pasokan dan jalur distribusi daging ayam ke pasar tradisional. Koordinasi lintas sektor diperkuat guna menjaga stabilitas pasokan.

Upaya ini diintensifkan menjelang Idulfitri untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Pemerintah provinsi menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga stabil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU