Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 09:40 WIB

Petani Medan Terima Alsintan dan Benih, Produktivitas Pertanian Diharapkan Meningkat

Author

Penyerahan bantuan mesin pertanian (ALSINTAN) oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap kepada kelompok tani yang ada di Kota Medan, di halaman Kantor UPT. BPPKP Dinas DKP3 Kota Medan, jalan Kramat Indah, Sabtu (31/1/2026). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Harapan para petani di Kota Medan untuk meningkatkan hasil pertanian mendapat angin segar. Bantuan alat dan mesin pertanian serta benih padi yang disalurkan pemerintah menjadi dorongan nyata bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, kepada kelompok tani di halaman Kantor UPT BPPKP Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Medan, Jalan Kramat Indah.

Adapun bantuan yang diberikan berupa dua unit traktor roda empat, satu unit combine harvester, benih padi, serta paket sembako bagi petani. Bantuan ini disambut dengan antusias oleh para penerima.

Baca juga: Haji 2026 Kian Dekat, Bobby Nasution Minta Pelayanan Jemaah Dimaksimalkan

Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyampaikan rasa syukur atas perhatian besar dari pemerintah pusat kepada masyarakat Kota Medan, khususnya petani. Ia menilai kehadiran teknologi pertanian akan mempermudah pekerjaan petani di lapangan.

Menurutnya, bantuan alsintan bukan hanya simbol, melainkan sarana penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan dukungan mesin modern, proses pengolahan lahan dan panen diharapkan menjadi lebih efektif.

Zakiyuddin berharap para petani dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk meningkatkan hasil pertanian. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga dan menggunakan fasilitas yang telah diberikan.

Perwakilan kelompok tani, Mangatan Harahap, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemko Medan dan pemerintah pusat. Ia menyebut bantuan mesin pertanian tersebut sebagai bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi petani.

Menurut Mangatan, alat pertanian modern seperti traktor dan combine harvester sulit dijangkau jika harus dibeli secara mandiri. Oleh karena itu, bantuan ini dinilai sangat membantu meringankan beban petani.

Ia juga menegaskan komitmen kelompok tani untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pertanian yang dijalankan ke depan.

Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Pemprov Sumut Tegaskan Stok Pangan Aman dan Berlimpah

Sementara itu, Plt Kepala DKP3 Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, menjelaskan bahwa bantuan alsintan bertujuan mempercepat pengolahan tanah, proses panen, dan mengurangi potensi kehilangan hasil.

Ahmad juga menyampaikan bahwa banjir yang melanda Kota Medan pada akhir November 2025 mengakibatkan terendamnya lahan padi seluas 301 hektare. Kondisi ini berdampak langsung pada hasil pertanian.

Sebagai bentuk respons, pemerintah menyalurkan benih padi inbrida sebanyak 7.525 kilogram kepada 25 kelompok tani yang terdampak banjir. Bantuan sembako juga diberikan kepada petani yang terdampak.

Hingga saat ini, sebanyak 650 petani telah menerima bantuan paket sembako. Bantuan tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kota Medan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU