Rabu, 28 JANUARI 2026 • 10:30 WIB

ULaMM Sibuhuan Hadirkan Komunitas Bisnis untuk Perkuat UMKM Lokal

Author

ULaMM Sibuhuan bangun jejaring atau komunitas dengan satukan pelaku UMKM lewat pertemuan bisnis (ANTARA/HO-) 

Sumatera Utara - Penguatan jejaring usaha dinilai menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat. Hal inilah yang melatarbelakangi digelarnya Pertemuan Komunitas Bisnis oleh ULaMM Sibuhuan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani melalui Unit Layanan Modal Mikro Sibuhuan dan diikuti oleh 20 pelaku UMKM binaan. Pertemuan ini dirancang sebagai ruang temu yang mendorong interaksi antarpelaku usaha.

Berbeda dari pelatihan formal, forum ini lebih menekankan pada pertukaran pengalaman, diskusi terbuka, serta peluang kolaborasi. Peserta diajak untuk saling mengenal dan memahami potensi usaha masing-masing.

Kepala Unit ULaMM Sibuhuan, Abdul Salam Lubis, menjelaskan bahwa tantangan UMKM saat ini tidak hanya berkaitan dengan permodalan. Akses informasi dan jejaring usaha juga menjadi faktor penting yang kerap menjadi kendala.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Masjid At-Tawwabin, Wakil Wali Kota Soroti Peran Sosial Umat

Melalui komunitas bisnis ini, ULaMM ingin mendorong para pelaku usaha agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan membangun koneksi dan kolaborasi, peluang untuk berkembang diyakini akan semakin terbuka.

Pendampingan yang dilakukan PNM, lanjut Abdul Salam, tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Penguatan kapasitas dan peningkatan kepercayaan diri pelaku usaha juga menjadi fokus utama.

PKB ULaMM Sibuhuan sendiri berada di bawah wilayah kerja PNM Cabang Kabanjahe. Pimpinan Cabang PNM Kabanjahe, Daniel Silitonga, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pemberdayaan UMKM.

Menurut Daniel, PNM hadir tidak hanya membawa dukungan finansial, tetapi juga modal intelektual dan sosial. Kombinasi ini diharapkan mampu membangun fondasi usaha yang lebih kuat.

Baca juga: Wabup Sergai: Koperasi Desa Harus Jadi Tulang Punggung Ekonomi Masyarakat

Sebagai lembaga keuangan non-bank milik negara, PNM secara konsisten mengintegrasikan pembiayaan dengan pendampingan melalui berbagai program, termasuk ULaMM dan Mekaar.

Pendekatan ini bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang saling menguatkan, sehingga UMKM mampu meningkatkan daya saing dan berkontribusi terhadap ekonomi lokal.

Dengan pelaksanaan pertemuan komunitas bisnis secara rutin setiap bulan, ULaMM Sibuhuan optimistis UMKM binaannya akan tumbuh lebih solid, adaptif, dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU