Kamis, 22 JANUARI 2026 • 23:00 WIB

Jelang Ramadan dan Idulfitri, Sumut Pastikan Pasokan Pangan Tetap Terjaga

Author

Timur Tumanggor, dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan kondisi harga bahan pokok tetap terkendali menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Kepastian ini didukung oleh kondisi stok pangan yang berada dalam posisi surplus.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Timur Tumanggor, menyampaikan bahwa ketersediaan pangan saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, Sumut mencatat produksi beras lebih dari 2,2 juta ton. Sementara kebutuhan tahunan masyarakat sekitar 1,7 juta ton.

Dengan kondisi tersebut, Sumut memiliki surplus beras sekitar 501 ribu ton. Surplus ini juga menjadikan Sumut sebagai daerah penyuplai bagi provinsi lain.

Baca juga: Konjen Tiongkok Harap PLTA Batangtoru Kembali Beroperasi Dukung Listrik dan Ekonomi Sumut

Selain beras, komoditas lain seperti cabai merah, jagung, dan cabai rawit juga mengalami surplus produksi. Meski demikian, harga cabai merah masih berpotensi berfluktuasi.

Fluktuasi harga cabai terjadi karena sebagian hasil panen dipasarkan ke provinsi lain dengan harga lebih tinggi. Untuk itu, Pemprov Sumut melakukan intervensi saat panen.

Intervensi juga dilakukan melalui pengembangan kawasan unggulan pangan. Kawasan padi dikembangkan di beberapa daerah, sementara cabai difokuskan di Karo dan Batubara.

Dukungan yang diberikan mencakup alsintan, pupuk, dan bibit. Tujuannya agar produksi tetap terjaga dalam kondisi surplus.

Baca juga: Naik Sampan Setiap Pekan, Penyuluh Agama Jalankan Program Suluh Laut di Batu Bara

Pemprov Sumut juga sigap menangani dampak bencana terhadap lahan pertanian. Tercatat lebih dari 31 ribu hektare lahan terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan.

Pemulihan dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Penanaman kembali dan bantuan bibit telah dilaksanakan di beberapa wilayah.

Melalui program Jaskop, Pemprov Sumut juga membangun Solar Dryer Dome dan gudang penyimpanan cabai. Langkah ini bertujuan mengurangi kehilangan pascapanen.

Berbagai upaya tersebut dinilai efektif menekan inflasi. Pada November 2025, inflasi Sumut tercatat turun menjadi 3,96 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU