Senin, 05 JANUARI 2026 • 08:25 WIB

Wamendagri Apresiasi Bantuan Pemkot Medan untuk Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Author

Personel Pemkot Medan ikut bantu menangani material banjir di Provinsi Aceh. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan) 

Sumatera Utara - Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang mendapat dukungan nyata dari Pemerintah Kota Medan. Bantuan berupa personel dan armada berat dinilai berperan besar dalam mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah tersebut.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi terdampak bencana di Aceh Tamiang. Ia menyebut kontribusi Pemkot Medan sangat membantu proses normalisasi.

Menurut Bima Arya, bantuan yang diberikan tidak hanya cepat, tetapi juga menunjukkan totalitas pemerintah daerah dalam membantu wilayah lain yang terdampak bencana.

Personel dan alat berat yang dikerahkan Pemkot Medan berperan penting dalam membersihkan material banjir serta memulihkan fasilitas publik yang terdampak.

Baca juga: Terobos Medan Sulit, TNI Andalkan Motor Trail Salurkan Bantuan di Taput

Bima Arya menilai kekuatan armada yang dikirimkan menjadi faktor krusial dalam mempercepat proses pemulihan, terutama pada tahap awal penanganan pascabencana.

Atas kontribusi tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Medan beserta jajaran.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara langsung melepas keberangkatan personel dan armada menuju Aceh Tamiang sebagai bentuk solidaritas antar daerah.

Pemkot Medan mengerahkan unit mobil pemadam kebakaran PK 48 dan PK 49, masing-masing dengan kapasitas 5.000 liter, untuk membantu proses pembersihan.

Selain itu, alat berat yang dikirim meliputi satu motor grader, dua backhoe loader, empat dump truk, serta tiga trado untuk mendukung pekerjaan di lapangan.

Baca juga: Panorama Memikat, Infrastruktur Simago-Mago Sipirok Masih Terbatas

Kombinasi personel dan peralatan ini memungkinkan penanganan material banjir dilakukan lebih efektif dan terkoordinasi.

Rico Waas menyebut pengerahan armada tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah daerah terhadap kondisi darurat yang dialami Aceh Tamiang.

Ia menegaskan bahwa bantuan lintas daerah menjadi bukti pentingnya kerja sama dan respons cepat dalam menghadapi bencana.

Dengan dukungan tersebut, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal secara bertahap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU