Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat untuk kembali memperkuat silaturahmi serta kedekatan antaranggota keluarga. Ajakan ini ia sampaikan dalam Safari Jumat Pemko Medan di Masjid Thawalib, Kecamatan Medan Kota, pada 12 Desember 2025.
Dalam kesempatan itu, Rico menyoroti fenomena penggunaan ponsel yang berlebihan di rumah. Menurutnya, kebiasaan ini perlahan-lahan menggerus komunikasi langsung antaranggota keluarga.
Ia menggambarkan suasana makan bersama di mana seluruh anggota keluarga sibuk dengan ponsel masing-masing. Kondisi tersebut membuat kehangatan dan percakapan alami di meja makan hilang.
Rico bahkan mengangkat contoh humoris tentang pasangan suami istri yang saling mengirim pesan hanya untuk meminta tambahan nasi. Ilustrasi tersebut membuat jamaah yang hadir tertawa.
Namun, di balik humor itu, Rico mengingatkan bahwa kebiasaan seperti ini dapat melemahkan komunikasi keluarga. Jika komunikasi merenggang, anggota keluarga bisa kurang memahami perasaan satu sama lain.
Baca juga: Sambut Natal & Tahun Baru, Pemko Medan Hadirkan Pasar Murah di 53 Titik
Ia menegaskan bahwa keluarga yang harmonis dan kompak adalah kunci terciptanya lingkungan sosial yang tenteram. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat membangun kebersamaan mulai dari rumah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai tokoh, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar dan pengurus BKM Thawalib. Rico menilai Masjid Thawalib yang berdiri sejak 1927 memiliki nilai sejarah yang penting.
Menurutnya, masjid harus dijaga dan dirawat, bukan hanya sebagai rumah ibadah tetapi pusat kegiatan masyarakat. Jika pengurus masjid kompak, ia yakin masyarakat sekitar juga lebih mudah dirangkul.
Pengurus masjid menyampaikan rencana pembangunan kanopi dan fasilitas olahraga serta kesenian. Hal itu mendapat apresiasi dari Pemko Medan sebagai bagian dari penguatan fungsi masjid.
Baca juga: Pengajian Akbar Medan Selayang, Ribuan Jamaah Doakan Korban Banjir
Usai salat Jumat, Pemko Medan menyerahkan bantuan berupa dana hibah Rp50 juta, bantuan sosial Rp10 juta, bibit cabai, rak buku, hingga perlengkapan olahraga. Bantuan ini diharapkan memperkuat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Safari Jumat ditutup dengan makan siang bersama yang menciptakan kehangatan antara pemerintah dan warga. Rico berharap kedekatan seperti ini terus terjaga demi membangun lingkungan yang rukun dan damai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA