Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terus mendorong transformasi digital di sektor pendidikan. Salah satu langkah nyatanya adalah penyediaan akses internet gratis di sekolah-sekolah seluruh wilayah Sumut.
Pada tahun 2025, sebanyak 66 sekolah telah mendapatkan fasilitas internet gratis yang bersumber dari APBD Sumut 2025. Sementara itu, 97 sekolah lainnya sedang dalam proses pembangunan jaringan melalui alokasi anggaran P-APBD tahun yang sama.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Alexander Sinulingga, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperluas akses digital, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperkecil kesenjangan teknologi di dunia pendidikan.
Dari total 66 sekolah yang sudah terealisasi, 29 di antaranya adalah SMA, 34 SMK, dan 3 SLB. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di Langkat, Dairi, Simalungun, Labuhan Batu Selatan, Mandailing Natal, hingga kepulauan Nias.
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Wagub Sumut Serukan Pemuda Jaga Semangat Kebangsaan
Sementara untuk tahap berikutnya, 97 sekolah penerima internet gratis mencakup 56 SMA, 40 SMK, dan 1 SLB di berbagai daerah seperti Serdang Bedagai, Humbang Hasundutan, Padang Lawas, dan Nias Utara.
Selain internet, Pemprov Sumut juga merealisasikan peningkatan fasilitas listrik di 35 sekolah, terdiri dari 8 SMA dan 27 SMK. Beberapa di antaranya menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama.
Tujuh sekolah penerima PLTS antara lain SMAN 2 Muara Batang Gadis, SMAN 2 Alasa, SMAN 1 Pulau Simuk, SMKN 2 Somolomolo, dan SMKN 2 Susua. Dua sekolah lainnya mendapatkan bantuan PLTS SUPERSUN dari Kemendikdasmen.
Program peningkatan daya listrik juga dilakukan, di mana 20 sekolah menambah kapasitas dari 900 VA menjadi 5.500 VA. Langkah ini memastikan seluruh sekolah memiliki daya cukup untuk mendukung operasional digital.
Baca juga: Razia Besar di Tanjungbalai, 43 Pengunjung THM Positif Narkoba
Alexander menegaskan, langkah ini adalah bentuk komitmen Pemprov Sumut terhadap pemerataan pendidikan. “Kami ingin seluruh siswa memiliki kesempatan belajar dengan fasilitas yang setara, baik di kota maupun daerah terpencil,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA