Rabu, 27 AGUSTUS 2025 • 09:41 WIB

Bobby Nasution Mantapkan Strategi Percepatan Eliminasi TBC

Author

Bobby Nasution saat menghadiri Forum Delapan Gubernur Penuntasan Tuberkulosis di Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta, Selasa (26/8/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di wilayah Sumut. Langkah ini diwujudkan lewat penandatanganan komitmen bersama percepatan eliminasi TBC yang digagas oleh pemerintah pusat.

Bersama tujuh gubernur lainnya, Bobby menandatangani kesepakatan dalam Forum Delapan Gubernur Penuntasan Tuberkulosis yang berlangsung di Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum ini melibatkan delapan provinsi yang punya beban kasus TBC tertinggi di Indonesia.

Menurut Bobby, kerja sama lintas wilayah dan lintas sektor sangat penting agar target eliminasi TBC tercapai lebih cepat. Ia menekankan jika keterlibatan bupati dan wali kota di Sumut juga jadi faktor krusial untuk memperluas jangkauan penanganan.

"Ada delapan poin komitmen yang kita tandatangani, mulai dari memasukan indikator TBC ke RPJMD sampai memastikan target pengobatan tercapai. Semua harus dilakukan dengan serius," ujarnya.

Baca juga: Pemko Medan All Out Jalankan Instruksi Percepatan Penanggulangan TBC

Poin penting dalam komitmen tersebut mencakup peningkatan pelayanan standar minimal, pendataan kasus, sampai pemberian terapi pencegahan bagi pasien. Target yang dipatok tidak kecil, seperti dari menemukan 90 persen kasus TBC, memastikan 100 persen layanan standar, serta menangani kasus resisten obat.

Bobby mengaku pekerjaan ini tidak mudah. Tapi dengan kerja bersama, ia optimis capaian eliminasi bisa diwujudkan. "Perlu ketelitian dan langkah cepat agr angka kasus bisa ditekan," katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pihaknya akan melakukan pemantauan secara berkala. Ia mengingatkan delapan provinsi yang terlibat tersebut untuk sungguh-sungguh serius menindaklanjuti komitmen ini.

Berdasarkan Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah kasus TBC terbanyak di dunia. Total tercatat 1.090.000 kasus, dengan angka kematian sekitar 125.000 orang.

Baca juga: Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Jeruk dari Serangan Hama

"Kalau delapan provinsi ini berhasil tekan kasus, maka angka nasional juga bakal turun signifikan," jelas Tito.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan jika penemuan kasus jadi kunci utama. Ia membandingkan penanganan TBC sama COVID-19, di mana identifikasi cepat pasien jadi prioritas utama buat mencegah penularan.

Dalam forum tersebut juga dihadiri Menko PMK Pratikno, Kepala Staf Presiden AM Putranto, serta pejabat kementerian terkait. Kedelapan gubernur secara langsung maupun virtual menunjukkan komitmennya bersama agar eliminasi TBC pada 2030 nanti bisa benar-benar tercapai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU