Sumatera Utara - Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 tingkat Sumatera Utara diselenggarakan di Pendopo Bupati Labuhanbatu dengan suasana yang meriah. Acara ini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama membangun keluarga berkualitas di tengah tantangan zaman.
Wakil Gubernur Sumut, Surya, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa Pemprov Sumut tidak main-main dalam mendukung program BKKBN dan TP PKK. Buktinya, anggaran sudah dialokasikan khusus untuk menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan keluarga.
"Kita sudah menyiapkan infrastruktur dan fasilitas yang dibutuhkan keluarga, seperti perumahan layak huni, layanan kesehatan, pendidikan, serta Kampung Keluarga Berkualitas," ungkap Surya.
Baca juga: Kahiyang Ayu Nobar Film 'Jumbo' Bareng 500 Anak Marginal di Hari Anak 2025
Sumut memiliki modal demografis yang luar biasa. Dengan populasi lebih dari 15,6 juta jiwa, sekitar 69% di antaranya masuk kategori usia produktif. Namun menurut Wagub Surya, angka ini belum berarti apa-apa jika tidak didukung keluarga yang sehat dan berkualitas.
"Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, tapi perannya sangat besar. Dari situlah karakter dan kecerdasan generasi penerus dibentuk," tegas Surya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa keluarga yang baik akan menghasilkan anak-anak sehat, cerdas, dan berakhlak mulia – generasi yang mampu bersaing secara global. Keluarga juga berperan sebagai benteng pertama menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Bicara soal tantangan, masalah stunting menjadi fokus utama yang tidak bisa diabaikan. Surya yakin bahwa penanganan stunting sangat bergantung pada peran aktif keluarga melalui Gerakan Keluarga Sehat dan Bebas Stunting.
"Tanpa peran keluarga, program ini tidak akan berhasil. Pola asuh dan edukasi harus dimulai dari dalam rumah tangga," kata Surya dengan yakin.
Baca juga: Geopark Kaldera Toba Banjir Pujian di Hari Pertama Revalidasi
Sementara itu, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita mengaku bangga bisa menjadi tuan rumah acara tingkat provinsi ini. Menurutnya, Harganas punya makna mendalam karena mengingatkan kembali posisi strategis keluarga dalam pembangunan bangsa.
"Keluarga memang peran sentral dalam membangun bangsa. Ini yang ingin kita tekankan kembali," ujar Maya Hasmita.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Fatmawati, memaparkan bahwa tema Harganas ke-32 "Dari Keluarga Menuju Indonesia Maju" bukan sekadar slogan. Pembangunan nasional tidak cukup hanya bertumpu pada sektor ekonomi dan politik, tapi juga aspek kesehatan dan ketahanan keluarga.
"Keluarga memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul. Kita terus mendorong lima program unggulan untuk memperkuat keluarga," jelas Fatmawati.
Acara puncak ditutup dengan pemberian penghargaan kepada kabupaten dan kota berprestasi. Wagub Surya langsung menyerahkan penghargaan untuk berbagai kategori pencapaian terbaik dalam program kependudukan dan keluarga berencana.
Kabupaten Labuhanbatu meraih juara pertama kategori total capaian pelayanan KB serentak di tempat kerja. Kabupaten Deliserdang unggul di kategori pelayanan vasektomi serentak dengan akseptor terbanyak.
Untuk update data Duta GenRe Desa/Kelurahan, Kabupaten Asahan keluar sebagai juara pertama. Kabupaten Tapanuli Tengah berhasil meraih posisi teratas dalam kategori sekolah siaga kependudukan paripurna tingkat SMP/MTs/Sederajat.
Kabupaten Padanglawas Utara memborong juara pertama kategori penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) kelompok UPPKA terbanyak. Kota Tebingtinggi menjadi yang terdepan untuk persentase tertinggi capaian pelayanan KB serentak di tempat kerja.
Baca juga: Pemprov Sumut Terapkan Sistem Baru Demi Efisiensi Anggaran
Kota Medan mendapat pengakuan sebagai rumah data kependudukan terbaik, sedangkan Kota Binjai unggul dalam kategori fasilitas pelayanan kesehatan terbaik untuk pelayanan vasektomi serentak.
Acara dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Abdul Jamri, Sekda Labuhanbatu Hasan Heri Rambe, seluruh camat di Kabupaten Labuhanbatu, dan kepala OPD Labuhanbatu. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung program pembangunan keluarga berkualitas di Sumut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA