Sekdaprov Sumut, Togap Simangunsong, dalam rapat Paripurna Dewan. (Pemprov Sumut)
Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memberi apresiasi pada DPRD Sumut. DPRD memberi masukan soal fokus pembangunan daerah.
Masukan itu antara lain soal peningkatan kualitas pendidikan. Pemprov Sumut memang sudah mengalokasikan anggaran untuk ini. Akses dan mutu layanan kesehatan juga jadi perhatian utama.
Perbaikan infrastruktur dasar juga terus dilakukan. Terutama di daerah yang masih terbatas. Semua ini dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Apresiasi ini disampaikan dalam rapat paripurna dewan. Tepatnya saat penyampaian Nota Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024.
Sekdaprov Sumut, Togap Simangunsong, membacakan nota jawaban tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa program pengentasan kemiskinan terus didorong.
Baca juga: Rayakan HUT ke-17, Warga Labura Dapat Pesan Spesial dari Bobby Nasution Lewat Wagub
Program ini menggunakan pendekatan lintas sektor. Juga berbasis pemberdayaan masyarakat. Masukan dari anggota dewan akan dipertimbangkan dalam perencanaan dan penganggaran.
Gubernur juga menyebut sudah ada terobosan dalam realisasi pendapatan daerah. Contohnya penyediaan aplikasi non-tunai untuk pembayaran pajak kendaraan.
Ini untuk memudahkan masyarakat membayar PKB dan BBN-KB. Dengan begitu, penerimaan daerah bisa meningkat secara efisien.
Pemprov juga mengembangkan sistem penganggaran berbasis hasil. Setiap anggaran harus bisa diukur dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami terus mencermati dengan serius catatan terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran. Pemprov menyadari bahwa masih terdapat tantangan dalam memastikan perencanaan, kesesuaian pelaksanaan, antara dan evaluasi anggaran. Oleh karena itu, kami memperkuat integrasi sistem perencanaan dan penganggaran berbasis hasil, serta memperbaiki koordinasi internal agar tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ucap Togap, dilansir Pemprov Sumut.
Mereka menerapkan pendekatan Budgeting for Results. Ini memungkinkan evaluasi kinerja setiap program berdasarkan capaian yang nyata.
Baca juga: Jawab Keluhan Warga, Gubernur Sumut Bawa Proyek Besar ke Pulau Kampai
Sekdaprov mengatakan masih ada tantangan dalam penganggaran. Terutama dalam hal kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA