Sumatera Utara - Peran perempuan dalam kehidupan sosial terus mengalami perubahan signifikan. Kini, perempuan tidak lagi hanya berada di posisi sebagai pengikut, melainkan tampil sebagai penggerak utama perubahan.
Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, saat menghadiri Women Leader Festival 2026. Kegiatan ini digelar oleh Perempuan Pemimpin Indonesia Sumatera Utara di Manhattan Atrium Medan.
Dalam kesempatan itu, Airin menyoroti bagaimana perempuan saat ini mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, perempuan telah membuktikan diri sebagai sosok yang tangguh dalam berbagai situasi.
Baca juga: Pisah Sambut Dandim 0201/Medan, Perkuat Sinergi untuk Kota Kondusif
Ia menegaskan bahwa perempuan bukan lagi sekadar penonton dalam dinamika kehidupan. Sebaliknya, perempuan kini hadir sebagai pilar yang mampu mengubah krisis menjadi solusi.
Airin juga menilai bahwa kekuatan perempuan terletak pada perpaduan empati dan keteguhan. Dua hal ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tekanan.
Dalam kondisi sulit, perempuan sering kali tampil sebagai penjaga keseimbangan dalam lingkungan keluarga maupun sosial. Peran tersebut menjadi semakin strategis di tengah perubahan zaman.
Menurut Airin, perempuan juga memiliki kemampuan untuk mengambil posisi penting dalam berbagai sektor. Hal ini mencerminkan peningkatan peran perempuan dalam kehidupan modern.
Pesan tersebut diperkuat melalui sesi talkshow yang mengangkat tema perempuan kuat dan anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus edukasi.
Dalam sesi itu, Airin mengingatkan bahwa setiap anak adalah anugerah. Ia menekankan pentingnya peran ibu dalam membangun kepercayaan diri anak, khususnya anak dengan kebutuhan khusus.
Ia menilai bahwa pendampingan yang dilakukan dengan ketulusan dan kesabaran memiliki dampak besar terhadap perkembangan anak. Peran ibu dinilai sangat sentral dalam hal ini.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026, Sumut Andalkan Kolaborasi untuk Data Akurat
Selain itu, Airin juga menyoroti pentingnya kesadaran perempuan terhadap kesehatan. Ia mengajak perempuan untuk lebih peduli terhadap upaya pencegahan penyakit, termasuk kanker.
Menurutnya, pengetahuan menjadi kunci utama dalam mencegah penyakit. Ia juga mengingatkan agar perempuan tidak membiarkan rasa takut menghalangi langkah untuk menjaga kesehatan.
Airin menegaskan bahwa kekuatan sejati perempuan tidak hanya terlihat dari penampilan. Lebih dari itu, kekuatan hati dan pikiran menjadi hal yang paling utama.
Di akhir penyampaiannya, ia menegaskan komitmen “Medan Untuk Semua” sebagai upaya menghadirkan ruang yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan