Sumatera Utara - Pemerintah Kota Medan mendorong pembenahan menyeluruh terhadap Rumah Potong Hewan sebagai perusahaan umum daerah. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan hal tersebut dalam paparan rencana kerja direksi PUD RPH. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Balai Kota Medan.
RPH memiliki aset strategis berupa lahan sekitar 5,2 hektare di tengah kota. Namun kinerja pendapatan dinilai belum sebanding dengan besarnya aset tersebut.
Karena itu diperlukan pembenahan serius pada sistem pengelolaan keuangan dan manajerial. Profesionalisme manajemen menjadi kunci peningkatan kinerja.
Baca juga: TPID Turun Lapangan Cegah Lonjakan Harga Komoditas
Pemerintah menekankan pentingnya audit internal. Penataan arus kas yang transparan dan terukur juga menjadi perhatian utama.
Efisiensi operasional turut menjadi fokus. Evaluasi biaya air dan listrik serta kajian penggunaan teknologi yang lebih hemat energi akan dilakukan.
Selain pembenahan internal, pengawasan terhadap pemotongan hewan di luar RPH juga diperkuat. Selama ini masih ditemukan aktivitas pemotongan yang tidak melalui pemeriksaan resmi.
Kondisi tersebut berpotensi mengurangi pendapatan retribusi. Selain itu, pengawasan kesehatan hewan menjadi kurang optimal.
Sinergi lintas instansi seperti Satpol PP dan perangkat daerah diperlukan. Tujuannya memastikan seluruh hewan potong melalui pemeriksaan resmi.
Baca juga: Raih Opini Kualitas Tinggi, Sumut Pacu Reformasi Layanan Publik
Dalam pengembangan usaha, RPH didorong memiliki model bisnis berkelanjutan. Permintaan pasar yang stabil menjadi target utama.
Pengembangan usaha ternak ayam dan produksi telur menjadi salah satu langkah. RPH diarahkan mampu menyuplai kebutuhan protein hewani secara rutin.
Kerja sama dengan SPPG ditargetkan menghasilkan suplai sekitar 1.000 hingga 2.000 butir telur per hari. Jaringan distribusi juga dapat diperluas melalui koperasi.
Peluang kerja sama dengan investor maupun penyertaan modal dari Pemko Medan terbuka. Optimalisasi hangar dan lahan yang belum produktif menjadi bagian rencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan