Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali melakukan penyegaran di jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melantik empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II.
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan. Usai pelantikan, Gubernur menyampaikan sejumlah arahan penting kepada pejabat yang baru mengemban amanah.
Empat pejabat yang dilantik masing-masing menempati posisi strategis. Rahmat Hidayat Siregar dipercaya memimpin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Sementara itu, Nurbaiti Harahap ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Posisi Kepala Dinas Sosial diemban oleh Illyan Chandra.
Adapun Sri Suraiani Purnamawati dilantik sebagai Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. M Ildrem. Keempatnya dinilai memiliki peran penting dalam tugas pemerintahan.
Baca juga: Tepat Waktu Jadi Kunci, KA Sribilah Dipercaya Penumpang Selama Nataru
Bobby Nasution menegaskan bahwa instansi yang dipimpin pejabat tersebut berkaitan langsung dengan penanganan pascabencana. Oleh sebab itu, ia meminta agar kinerja dilakukan secara cepat dan tepat.
Dinas Perkim, menurut Bobby, memiliki tanggung jawab dalam pembangunan hunian tetap bagi korban bencana. DPMPTSP berperan mengatasi dampak perlambatan ekonomi.
Dinas Sosial diminta memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Sosial untuk membantu korban bencana. Sementara RS Jiwa diharapkan mampu berkontribusi dalam pemulihan kondisi mental masyarakat terdampak.
Gubernur kembali mengingatkan pentingnya kerja kolaboratif yang menjadi semangat pembangunan Sumut. Kolaborasi tidak hanya dimaknai bekerja bersama, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persikad, Targetkan Poin Tandang
Ia juga menyoroti banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada 2026, terutama pemulihan pascabencana. Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci utama.
Secara khusus, Bobby meminta agar proses tender tidak memakan waktu terlalu lama. Ia menekankan pembatasan waktu agar program dapat selesai sebelum musim hujan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya serta jajaran pejabat Pemprov Sumut. Seluruh ASN diharapkan mampu menerjemahkan arahan gubernur dalam kinerja nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA