Sumatera Utara - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam memantau pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara. Komitmen tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi pengungsian warga di Kabupaten Langkat.
Kunjungan Presiden dilakukan di MAN 1 Tanjungpura, yang saat ini menjadi salah satu pusat pengungsian. Prabowo hadir bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk memastikan kondisi pengungsi serta proses pemulihan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa kondisi Sumatera Utara menunjukkan perkembangan positif dibandingkan kunjungan sebelumnya. Ia menilai upaya penanganan pascabencana mulai memperlihatkan hasil yang lebih baik.
Presiden menekankan bahwa pemantauan tidak akan berhenti pada satu kunjungan saja. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus mengikuti perkembangan pemulihan dari waktu ke waktu, baik harian maupun mingguan.
Bencana banjir dan longsor yang melanda Langkat dipicu oleh badai siklon pada 25 November 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah tanggul di Kecamatan Padang Tualang.
Baca juga: Di Safari Jumat, Rico Waas Ajak Warga Tingkatkan Kehangatan Keluarga
Tercatat terdapat 11 titik tanggul yang rusak sehingga menyebabkan lima desa dan satu kelurahan terendam banjir. Saat ini, perbaikan tanggul-tanggul tersebut sedang berlangsung.
Prabowo menjelaskan bahwa Dinas PUPR Provinsi Sumut telah bergerak melakukan perbaikan. Selain itu, unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya akan dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan.
Ia juga menyebutkan bahwa laporan dari Gubernur Sumut menunjukkan masih adanya kebutuhan mendesak, seperti air bersih dan air minum. Pemerintah, menurutnya, akan mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Presiden turut menyapa para pengungsi dan petugas di lokasi. Ia juga menyerahkan bantuan berupa logistik, obat-obatan, serta mainan untuk anak-anak.
Baca juga: Kepedulian Bengkulu Mengalir ke Sumut, Bantuan Diserahkan untuk Korban Bencana
Prabowo berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga terdampak. Ia menekankan bahwa seluruh masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
Kunjungan Presiden ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI, Kapolri, para menteri, serta kepala lembaga terkait. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana di Sumatera Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA