Sumatera Utara - Pendistribusian zakat di Sumatera Utara pada triwulan IV tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumut berhasil mencatat lonjakan penyaluran yang jauh lebih besar dibanding triwulan sebelumnya. Kondisi ini mendapatkan apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Sumut, Surya.
Menurut data resmi Baznas Sumut, penyaluran zakat pada triwulan III mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Dana tersebut dibagikan kepada 828 mustahik di berbagai wilayah Sumut. Namun pada triwulan IV, pendistribusian meningkat menjadi Rp5,4 miliar.
Jumlah mustahik yang menerima manfaat juga melonjak tajam. Dari 828 mustahik pada triwulan III, jumlah tersebut naik menjadi 3.543 mustahik pada triwulan IV. Kenaikan ini disebut menjadi bukti efektivitas pengelolaan dana zakat.
Wagub Surya menyampaikan apresiasi mendalam pada kegiatan Pendistribusian Zakat sekaligus pembukaan Rakorda Evaluasi dan Pembinaan Dai/Daiyah Baznas. Acara tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Medan. Surya menyebut kinerja Baznas sangat membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Baca juga: Gubernur Tanggapi Keluhan Simuk: Perbaikan Sekolah Dimulai 2026
Menurutnya, sinergi antara Baznas dan Pemprov Sumut sangat penting dalam menekan angka kemiskinan. Surya menjelaskan bahwa bantuan konsumtif Baznas membantu masyarakat rentan memenuhi kebutuhan dasar. Di sisi lain, program produktif mendorong peningkatan kemandirian ekonomi mustahik.
Surya juga menaruh harapan besar kepada para dai dan daiyah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka diharapkan menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan visi Baznas dan pemerintah. Para dai dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Baznas Sumut, Mohammad Hatta, melaporkan perkembangan penerimaan zakat, infak, dan sedekah tahun 2025. Hingga 24 September 2025, Baznas mencatat penerimaan sebesar Rp16,4 miliar. Pihaknya memperkirakan angka tersebut dapat mencapai Rp18 miliar pada akhir tahun.
Baca juga: Bobby Pastikan Guru Sumut Makin Sejahtera dan Nyaman Mengajar
Hatta menyampaikan bahwa total penyaluran sepanjang 2025 telah mencapai Rp13,89 miliar. Dana itu diberikan kepada 10.058 mustahik di berbagai daerah. Ia menilai capaian tersebut menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan potensi zakat Sumut.
Baznas Sumut memperkirakan potensi zakat daerah bisa mencapai Rp8,8 triliun. Hatta menegaskan bahwa kolaborasi dengan banyak pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan target besar tersebut. Dengan sinergi yang kuat, pendayagunaan zakat diyakini dapat semakin optimal.
Acara ini turut dihadiri berbagai unsur penting, termasuk Forkopimda Sumut, MUI Sumut, dan perwakilan Baznas pusat. Hadir pula Ketua Baznas dari 33 kabupaten/kota serta 70 dai dan daiyah. Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kontribusi zakat bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA