Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 09:00 WIB

Wujudkan Koperasi Modern, Pemprov Sumut Gelar Pelatihan untuk Pengurus dan Pendamping

Wujudkan Koperasi Modern, Pemprov Sumut Gelar Pelatihan untuk Pengurus dan PendampingSurya saat ikuti Rakor Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Program Koperasi Merah Putih dan Tiga Juta Rumah, secara virtual dari Ruang Rapat Wagub Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (27/10/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pelatihan bagi para pengurus dan pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat kesiapan koperasi yang ditargetkan beroperasi penuh di seluruh desa dan kelurahan pada tahun 2026.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Program Koperasi Merah Putih dan Tiga Juta Rumah, secara virtual dari Kantor Gubernur Sumut, Senin (27/10/2025).

Menurut Surya, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat manajemen dan operasional koperasi di daerah. Hingga saat ini, sebanyak 1.080 pengurus dan 12.000 pendamping KDKMP di Sumut telah menerima pelatihan. “Seluruh KDKMP sudah berbadan hukum dan siap beroperasi pada Maret 2026 mendatang,” ujar Surya.

Baca juga: 40 Keluarga Terdampak Kebakaran di Kesawan, Wali Kota Medan Tinjau Lokasi

Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Sumut sedang mendata aset tanah milik pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang bisa dimanfaatkan sebagai gerai koperasi. Upaya ini bertujuan memperluas jangkauan layanan KDKMP agar mudah diakses masyarakat.

Di Sumut, terdapat 6.110 KDKMP yang tersebar di 33 kabupaten/kota, dengan dukungan satuan tugas (Satgas) di tingkat kabupaten/kota dan satu satgas di tingkat provinsi. Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen ekonomi rakyat yang berperan dalam pengendalian inflasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam Rakor tersebut, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menyebut bahwa KDKMP memiliki peran strategis dalam memperpendek rantai pasok, menstabilkan harga, serta mengurangi peran tengkulak di sektor pertanian. “Program ini tidak hanya menekan inflasi, tapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperluas lapangan kerja,” ujarnya.

Baca juga: Rico Waas Apresiasi Dedikasi Dandenpom I/5 Medan dalam Acara Lepas Sambut Penuh Keakraban

Ferry menambahkan, hingga kini sudah terbentuk lebih dari 82 ribu KDKMP di seluruh Indonesia dengan lebih dari satu juta anggota. Sebagian besar koperasi tersebut juga telah memiliki sistem informasi digital berbasis SIMKOPDES untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

Rakor virtual ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Sumut, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Effendy Pohan, Kepala Biro Perekonomian Poppy Marulita Hutagalung, serta Kadis Kominfo Erwin Hotmansah Harahap.

Selain itu, perwakilan dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Perum Bulog Sumut juga ikut berpartisipasi untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program KDKMP.

Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan ini, Pemprov Sumut berharap koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wujudkan Koperasi Modern, Pemprov Sumut Gelar Pelatihan untuk Pengurus dan Pendamping

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!