Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 09:07 WIB

Proteksi Dini Jadi Langkah Utama Tangkal Narkoba dan Judi Online di Sumut

Proteksi Dini Jadi Langkah Utama Tangkal Narkoba dan Judi Online di SumutTemu Pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (14/10/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat langkah konkret dalam upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba dan judi online di wilayahnya. Melalui penerapan sistem proteksi dini dan pelibatan relawan, Pemprov Sumut bertekad keluar dari zona merah pengguna narkoba di tingkat nasional.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut, Mulyono, menegaskan pentingnya pendekatan preventif dalam menangani masalah narkoba. Menurutnya, penyelamatan generasi muda harus dimulai dari kesadaran dan pembekalan yang memadai sejak usia sekolah.

Untuk itu, Kesbangpol Sumut secara rutin memberikan sosialisasi dan edukasi kepada siswa SMA dan SMK di seluruh kabupaten/kota. Melalui sistem daring, pembekalan ini dilakukan setiap dua pekan dengan materi tentang wawasan kebangsaan dan bahaya narkotika bagi generasi muda.

Baca juga: Jelang Program Makan Bergizi Gratis, Sekdaprov Sumut Tekankan Pentingnya Kesiapan Produsen

Program tersebut diharapkan dapat membangun ketahanan diri di kalangan remaja agar mampu menolak pengaruh negatif lingkungan sekitar. Edukasi juga menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran menjaga masa depan bangsa.

Mulyono menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam upaya ini. Pemerintah daerah bekerja sama dengan BNN, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP untuk memastikan langkah pemberantasan narkoba berjalan beriring dengan pencegahan.

Selain upaya penegakan hukum, Kesbangpol Sumut juga memperluas pembinaan di bidang karakter bangsa. Materi ajar tentang bahaya narkoba, judi online, dan geng motor kini masuk dalam program pendidikan sekolah.

Langkah ini dinilai strategis karena menyentuh kelompok usia yang paling rentan terhadap pengaruh buruk narkoba dan pergaulan bebas. Dengan demikian, pencegahan dapat dilakukan lebih dini dan efektif.

Baca juga: Bobby Nasution dan Gubernur Bengkulu Sepakat Perkuat Kolaborasi Pembangunan di Sumatera

Data BNN RI menunjukkan bahwa saat ini terdapat 23 desa atau kelurahan di Sumut yang masih berstatus zona merah narkoba. Jumlah ini menurun drastis dari sebelumnya yang mencapai 300 desa atau kelurahan.

Penurunan tersebut menjadi bukti bahwa strategi proteksi dini mulai menunjukkan hasil positif. Namun demikian, Mulyono menegaskan bahwa perjuangan belum selesai dan membutuhkan konsistensi semua pihak.

“Blueprint pemberantasan narkoba di Sumut sudah kita susun dengan melibatkan relawan anti narkoba sebagai agen deteksi dini,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kerja sama berkelanjutan, Sumatera Utara dapat segera keluar dari peringkat tertinggi pengguna narkoba dan turun ke posisi di bawah lima besar nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Proteksi Dini Jadi Langkah Utama Tangkal Narkoba dan Judi Online di Sumut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!