Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) semakin mempererat kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk meningkatkan penerimaan zakat. Kolaborasi ini dinilai penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menjelaskan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pemprov Sumut selama ini mampu mengumpulkan sekitar Rp600 juta per bulan. Namun, dengan sinergi yang lebih baik bersama Baznas, jumlah tersebut diyakini bisa meningkat.
Menurut Bobby, Baznas sudah terbukti banyak membantu masyarakat lewat program-program sosial. Mulai dari penyediaan modal usaha, beasiswa pendidikan, renovasi rumah tak layak huni, hingga bantuan kemanusiaan.
“Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Bobby saat menerima kunjungan Ketua Baznas RI Noor Achmad di Medan, Jumat (12/9).
Baca juga: Bobby Nasution: PMII Sumut Bukan Sekadar Organisasi, tapi Problem Solver
Bobby menyoroti masalah kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan di Sumut. Ia yakin kerja sama dengan Baznas bisa mempercepat penanganan masalah tersebut, bukan hanya lewat bantuan fisik, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi.
“Sama-sama kita selesaikan masalah ini, bukan hanya terkait fisik saja, tetapi juga membantu masyarakatnya untuk lepas dari kategori ini misalnya lewat pemodalan usaha dan melatihnya berdagang, beasiswa dan lainnya,” kata Bobby.
Noor Achmad menjelaskan, Baznas menargetkan penerimaan zakat tahun ini mencapai Rp1,37 triliun. Hingga kini, sudah terkumpul Rp900 miliar, dan pihaknya optimis target tersebut dapat tercapai.
Ia menambahkan, program prioritas Baznas mencakup pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penanggulangan bencana. Ada juga program khusus untuk mengurangi kemiskinan ekstrem dan stunting.
Baca juga: Wali Kota Medan Rico Waas: Meski Jadul, Poskamling Jadi Cara Efektif Jaga Ketertiban Kota Medan
Melalui target besar ini, diharapkan semakin banyak mustahik yang bisa terbantu. Noor Achmad menekankan pentingnya dukungan Pemprov Sumut dalam upaya memperluas jangkauan penerimaan zakat.
Pertemuan dihadiri oleh Ketua Baznas Sumut, M. Hatta, bersama jajarannya. Turut hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Basarin Yunus Tanjung, Kadis Sosial Asren Nasution, serta OPD terkait lainnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, Pemprov Sumut dan Baznas optimis zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA