Pelaku kejahatan yang merampok becak motor milik seorang kakek disabilitas di Medan. (Polda Sumut)
Sumatera Utara - Satuan Reskrim Polrestabes Medan menindak tegas pelaku kejahatan yang merampok becak motor milik seorang kakek disabilitas. Salah satu pelaku yang bernama Feri Junaidi alias Sembrenget ditembak oleh petugas saat hendak melawan.
Kasus ini bermula saat video perampokan di Jalan Sisingamangaraja, Medan viral di media sosial. Korban, M. Yatim, merupakan penarik becak yang mengalami cacat di tangan kirinya.
Baca juga: Dua Siswa Sumut Ini Siap Kibarkan Merah Putih di IKN pada HUT RI Ke-80
Pelaku berpura-pura menjadi penumpang dan naik dari depan Makam Pahlawan. Ia kemudian meminta diantar ke Marelan. Di tengah perjalanan, pelaku menyuruh korban turun dan langsung membawa lari becak tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan. Pelaku berhasil diringkus di kawasan Martubung, Medan Labuhan.
Saat hendak ditangkap, pelaku mencoba melawan sehingga petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak kakinya. Sembrenget pun berhasil dilumpuhkan di tempat.
Baca juga: Sehari Dilantik, Sekdaprov Sumut Bahas Langsung KEK Danau Toba Bareng Luhut Binsar Pandjaitan
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, becak bermotor, pakaian, jaket, tali, dan sejumlah uang.
Selain Sembrenget, polisi juga mengamankan Riki Wahyudi yang berperan sebagai penadah. Total, ada 10 orang yang diamankan dalam berbagai kasus kejahatan jalanan yang terungkap.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan melalui Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto menyatakan bahwa pelaku menggunakan modus operandi berpura-pura menjadi penumpang.
Penindakan ini merupakan bukti keseriusan Polrestabes Medan dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tribrata Sumut