Kamis, 18 JUNI 2026 • 10:00 WIB

Sumut Manfaatkan IMT-GT 2026 untuk Dorong Investasi dan Daya Saing Daerah

Author

Ahmad Yamin pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (17/6/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle atau IMT-GT tahun 2026.

Forum kerja sama ekonomi subregional tersebut melibatkan tiga negara anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Kegiatan ini menjadi wadah untuk membahas berbagai program pembangunan kawasan.

Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut Ahmad Yamin menjelaskan bahwa Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah IMT-GT 2026 berdasarkan keputusan pada 31st IMT-GT Ministerial Meeting.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam pertemuan yang berlangsung di Trang, Thailand, pada 4 September 2025. Setelah itu, Sumatera Utara ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan pertemuan tingkat menteri ke-32.

Baca juga: MTQ Ke-40 Sumut Siap Dimulai, Panitia Pastikan Fasilitas dan Arena Dalam Kondisi Prima

Penjelasan tersebut disampaikan Ahmad Yamin dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (17/6/2026).

Menurut Yamin, kerja sama IMT-GT selama ini telah memberikan dampak terhadap pengembangan ekonomi regional. Sejumlah kawasan strategis menjadi bagian dari hasil kerja sama tersebut.

Ia mencontohkan pengembangan Kawasan Industri Sei Mangkei dan kawasan Kaldera Toba sebagai bagian dari dampak nyata yang telah dirasakan melalui forum tersebut.

Yamin menilai penunjukan Sumut sebagai tuan rumah merupakan peluang besar untuk menghadirkan berbagai gagasan pembangunan yang dapat dimasukkan ke dalam blueprint IMT-GT lima tahun mendatang.

Menurutnya, kesempatan tersebut penting dimanfaatkan untuk memperkuat posisi dan daya saing Sumatera Utara di tingkat internasional melalui berbagai proyek strategis.

Dalam forum IMT-GT, berbagai program prioritas akan dibahas melalui delapan kelompok kerja. Hasil pembahasan kemudian dirumuskan menjadi blueprint pembangunan ekonomi kawasan untuk lima tahun berikutnya.

Baca juga: Sumut Kirim 270 Peserta ke Pesparawi Nasional XIV, Juara Umum Jadi Target

Beberapa sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertanian dan agribisnis, pariwisata, produk serta layanan halal, hingga infrastruktur dan transportasi.

Yamin menegaskan bahwa setiap usulan proyek harus memiliki manfaat bersama bagi Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Karena itu, proyek yang diajukan tidak hanya menguntungkan satu pihak.

Menurutnya, kerja sama yang dibangun harus mampu memberikan keuntungan bagi seluruh negara yang terlibat sehingga tercipta hubungan yang saling menguatkan.

Ia berharap status Sumut sebagai tuan rumah IMT-GT 2026 dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas investasi, memperkuat sektor unggulan daerah, dan mendorong lahirnya proyek strategis baru.

Puncak rangkaian kegiatan IMT-GT 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Sumatera Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU