Sabtu, 14 MARET 2026 • 22:10 WIB

Lewat Operasi Ketupat, Pengamanan Mudik Lebaran di Medan Diperkuat

Author

Rico Waas saat hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat "Ketupat Toba 2026" di wilayah hukum Polrestabes Medan, yang dipimpin oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, di Mapolrestabes Medan, Kamis (12/3/2026). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan bersama unsur TNI dan Polri siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat Toba 2026”. Kegiatan itu berlangsung di Mapolrestabes Medan pada Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Rico Waas menegaskan bahwa perayaan Lebaran tahun ini harus berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Hal tersebut berlaku baik bagi warga yang melakukan perjalanan mudik maupun yang tetap berada di Kota Medan.

Baca juga: Temui Bupati Nias Utara, Bobby Nasution Tekankan Skala Prioritas Pembangunan

Menurutnya, Pemko Medan bersama aparat keamanan telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan. Seluruh elemen pemerintah diminta bekerja sama untuk menjaga kondisi kota tetap kondusif.

Ia juga menginstruksikan jajaran pemerintah di tingkat kewilayahan agar aktif melakukan pemantauan keamanan lingkungan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di kawasan permukiman.

Rico Waas mengimbau warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar melapor kepada pihak kelurahan. Dengan demikian, aparat kewilayahan dapat membantu memantau kondisi lingkungan.

Selain aspek keamanan, pemerintah juga memastikan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran atau bencana alam.

Menurut Rico Waas, seluruh personel terkait berada dalam kondisi siaga guna menghadapi berbagai situasi yang tidak terduga. Hal ini termasuk potensi kebakaran di kawasan perumahan yang ditinggal pemiliknya saat mudik.

Ia juga menyampaikan bahwa ketersediaan bahan bakar selama periode Lebaran dipastikan dalam kondisi aman. Informasi tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari pihak Pertamina.

Selain bahan bakar, ketersediaan bahan pokok penting juga dinilai relatif aman. Harga berbagai komoditas di pasar Kota Medan terpantau dalam kondisi cukup stabil.

Baca juga: Kepengurusan Korpri Karo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

Rico Waas menyebutkan bahwa beberapa komoditas memang mengalami sedikit kenaikan harga. Namun untuk bahan pangan utama seperti ayam dan daging sapi masih berada pada tingkat harga yang stabil.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari. Operasi tersebut berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah juga menyiapkan sejumlah skenario pengaturan lalu lintas. Langkah tersebut mencakup rekayasa lalu lintas, pembatasan angkutan barang, serta penyediaan fasilitas istirahat bagi pemudik.

Di Kota Medan sendiri, Polrestabes Medan menyiapkan 13 Pos Pengamanan, satu Pos Pengamanan Terpadu, serta satu Pos Pelayanan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Apel Gelar Pasukan ini ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada petugas. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan pasukan dan kendaraan dinas yang akan digunakan dalam pengamanan Lebaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU