Sumatera Utara - Badan Amil Zakat Nasional Sumatera Utara menyalurkan bantuan Zakat, Infaq, dan Sedekah kepada ribuan penerima manfaat. Pada triwulan pertama tahun 2026, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,93 miliar.
Dana tersebut diberikan kepada 2.648 mustahik sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan dalam kegiatan yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya. Ia menegaskan bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan sosial yang sangat besar.
Menurutnya, zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat serta mengurangi kesenjangan ekonomi. Karena itu pengelolaan zakat perlu dilakukan secara profesional dan transparan.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami bencana banjir dan fenomena hidrometeorologi. Dalam kondisi tersebut, kehadiran lembaga zakat sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat terdampak.
Baca juga: Sumut Kembangkan Portal PASADA untuk Satukan Data Kebencanaan
Berbagai bantuan kemanusiaan telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut meliputi distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial.
Selain bantuan darurat, pemerintah provinsi bersama BAZNAS juga memberikan dukungan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa zakat tidak hanya diberikan pada masa darurat, tetapi juga digunakan untuk membantu masyarakat membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana.
Wakil Gubernur juga berharap semangat berzakat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, budaya berzakat perlu diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga berkomitmen mendorong optimalisasi pengumpulan zakat. Upaya ini dilakukan melalui penguatan unit pengumpul zakat di berbagai instansi.
Sementara itu Ketua Badan Amil Zakat Nasional Sumatera Utara, Mohammad Hatta, menyampaikan bahwa tema nasional BAZNAS saat ini adalah “Zakat Menguatkan Indonesia”.
Baca juga: BPS Sumut Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Dua Juta Pelaku Usaha Jadi Sasaran
Tema tersebut menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban keagamaan, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat ekonomi dan solidaritas sosial masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Sumatera Utara berhasil menghimpun ZIS sebesar Rp19,597 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp17,771 miliar telah disalurkan kepada 31.323 penerima manfaat.
Dana tersebut digunakan untuk berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA, PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA