Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya keberadaan pos keamanan lingkungan atau poskamling dalam menjaga keamanan masyarakat. Poskamling dinilai memiliki peran penting sebagai pusat koordinasi warga di tingkat lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di Masjid Al-Ikhlas Muara Sipongi, Jalan Muara Sipongi, Kecamatan Medan Timur, Kamis (5/3/2026).
Dalam arahannya, Rico Waas mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan poskamling di seluruh wilayah Kota Medan. Menurutnya, keberadaan poskamling tidak hanya sebatas tempat ronda malam.
Ia menilai poskamling juga dapat menjadi ruang berkumpul bagi warga untuk memperkuat komunikasi sosial di lingkungan masing-masing.
Baca juga: Bobby Nasution Minta Kepala Daerah Edukasi Warga Terkait Antrean BBM
Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di masyarakat dapat diselesaikan sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Rico Waas menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas poskamling di Kota Medan menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, jumlah poskamling aktif terus bertambah.
Pada Agustus tahun lalu, jumlah poskamling aktif tercatat sekitar 1.160 unit. Saat ini jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 1.450 unit.
Pemerintah Kota Medan menargetkan seluruh lingkungan di kota ini memiliki poskamling yang aktif. Hingga pertengahan tahun ini, ditargetkan seluruh 2.001 lingkungan sudah memiliki poskamling yang berfungsi.
Selain itu, penguatan poskamling juga diharapkan dapat terintegrasi dengan aparat keamanan di wilayah seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Dengan kerja sama tersebut, sistem keamanan lingkungan dapat berjalan lebih baik dan masyarakat merasa lebih aman.
Menurut Rico Waas, berbagai persoalan sosial akan lebih mudah diselesaikan jika ditangani sejak awal melalui komunikasi yang baik di tingkat lingkungan.
Ia menegaskan bahwa permasalahan tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi besar sebelum diselesaikan bersama.
Baca juga: Wagub Sumut Dorong ASN Jadikan Alquran Landasan Tata Kelola Pemerintahan
Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Rico Waas juga meminta jajaran kecamatan dan kelurahan untuk lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah juga diharapkan memastikan berbagai fasilitas sosial di lingkungan dapat berfungsi dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Medan juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada masyarakat dan pengurus masjid.
Bantuan tersebut meliputi hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid, satu unit gerobak usaha, serta santunan kepada 50 anak yatim piatu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan