Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 22:45 WIB

Bobby Nasution Instruksikan Penanganan Banjir Lebih Terkoordinasi

Author

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau lokasi terdampak banjir sekaligus menemui warga korban bencana di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (18/2/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan proses penanganan berjalan.

Dalam peninjauan itu, Bobby berdialog dengan masyarakat yang terdampak saat proses evakuasi dan pembersihan berlangsung. Ia menyaksikan langsung kerusakan permukiman, termasuk rumah yang bergeser akibat luapan Sungai Lopian.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa mereka tidak lagi dapat menempati rumah karena kerusakan yang terjadi. Kondisi tersebut mengingatkan pada bencana serupa yang pernah terjadi di wilayah lain pada November 2025.

Bobby menjelaskan bahwa pemerintah akan mengkategorikan tingkat kerusakan bangunan, mulai dari ringan hingga berat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan data yang akurat terkait kondisi lapangan.

Baca juga: Gotong Royong dan Sapa Warga, Rico Waas Turun Langsung Cek Kondisi Sungai

Ia juga menegaskan bahwa bantuan akan disiapkan dari berbagai tingkatan pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten. Bantuan tersebut mencakup penanganan infrastruktur serta penyediaan hunian tetap bagi warga terdampak.

Terkait penyaluran bantuan, Bobby menyebut warga akan menggunakan rekening Bank Sumut. Bagi yang belum memiliki rekening, pemerintah akan membantu proses pembuatannya sesuai identitas penerima.

Ia meminta pemerintah di tingkat dusun hingga kabupaten segera menyiapkan data faktual masyarakat terdampak. Data tersebut menjadi dasar dalam penanganan dan penyaluran bantuan.

Baca juga: Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai HUT ke-79 Waspada Bersama Wali Kota Medan

Menurut Bobby, pemerintah telah menyiapkan skema Rencana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana. Skema tersebut akan digunakan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menjelaskan banjir terjadi pada Senin 16 Februari 2026 dan melanda beberapa kecamatan. Di Kecamatan Tukka, dampaknya cukup parah hingga menyebabkan pemadaman listrik.

Setelah peninjauan, Bobby melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan bencana. Langkah tersebut dilakukan agar pemulihan berjalan lebih cepat.

Pemerintah berharap penanganan yang terkoordinasi dapat membantu warga segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU