Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 22:22 WIB

Dari UMSU, Surya Dorong Penguatan Layanan Gizi Sejak Kandungan

Author

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya saat peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kampus IV UMSU, Percut Seituan, Deliserdang, Senin (16/2/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengajak seluruh pihak memperluas jangkauan program Makanan Bergizi Gratis. Program tersebut diharapkan tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga balita dan ibu hamil. Ajakan ini disampaikan saat peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di UMSU.

Peresmian berlangsung di Kampus IV UMSU, Percut Seituan, Deliserdang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan layanan gizi di daerah. Surya menekankan pentingnya perhatian terhadap generasi sejak dini.

Ia menyebut kualitas daerah di masa depan ditentukan oleh kondisi anak hari ini. Anak yang sehat akan lebih mudah belajar dan berkembang. Kecukupan gizi dinilai berpengaruh pada kemampuan berpikir.

Baca juga: Paritrana Award Bukti Komitmen Medan Lindungi Tenaga Kerja

Menurut Surya, program MBG merupakan inti pembangunan sumber daya manusia. Program ini bukan sekadar penyediaan makanan. Lebih jauh, MBG menjadi investasi pendidikan dan kesehatan.

Surya juga mengajak penggunaan bahan pangan lokal. Langkah ini dinilai mampu mengembalikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Selain itu, kualitas makanan harus tetap terjaga.

Ia menekankan pentingnya pengawasan terbuka dan berkelanjutan. Pengawasan diperlukan agar program berjalan sesuai tujuan. Selain itu, pembangunan SPPG di seluruh Sumut perlu dipercepat.

Program MBG dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah. Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi. Aspek gizi menjadi bagian penting menuju Sumut unggul.

Surya menilai MBG menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Namun, keberhasilannya membutuhkan kebersamaan berbagai pihak. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pelaksanaan program.

Baca juga: Mobile Water Treatment Bantu Kebutuhan Air Bersih Pengungsi Tapteng

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti turut menyampaikan pandangannya. Ia menyebut MBG sebagai investasi masa depan Indonesia. Generasi kuat 2045 dimulai dari anak yang ada saat ini.

Ia menjelaskan tiga fase penting perkembangan manusia. Fase tersebut meliputi masa dalam kandungan, usia emas, dan tahap pertumbuhan berikutnya. Pada fase tersebut, gizi memiliki peran utama.

Ketika program menyasar ibu hamil dan ibu menyusui, manfaatnya semakin besar.
Golden age anak berada pada masa tersebut.
Hal ini menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU