Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti tingginya jumlah warga Sumut yang memilih berobat ke luar negeri sebagai tantangan serius sektor kesehatan daerah. Kondisi ini dinilai berdampak besar karena setiap tahun triliunan rupiah dana masyarakat mengalir ke negara lain.
Isu tersebut disampaikan Bobby Nasution saat membuka Seminar dan Workshop Perumahsakitan yang digelar oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sumut. Kegiatan ini mengangkat tema penguatan ekosistem rumah sakit yang andal dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa rumah sakit di Sumut perlu melakukan pembenahan tata kelola secara menyeluruh. Menurutnya, peningkatan mutu layanan menjadi kunci utama untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di daerah.
Baca juga: Pemprov Sumut Sambut Program Magang Jepang untuk SDM Berdaya Saing
Ia menilai persaingan antar rumah sakit, termasuk dengan fasilitas kesehatan luar negeri, harus dijawab melalui pelayanan yang lebih manusiawi dan profesional. Pasien diharapkan merasa nyaman dan aman sejak pertama kali menginjakkan kaki di rumah sakit.
Letak geografis Sumatera Utara yang dekat dengan negara tetangga disebut menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Pemprov Sumut terus mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan agar Sumut mampu menjadi tujuan layanan kesehatan, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga pasien dari luar negeri.
Bobby juga menanggapi isu pencabutan status Penerima Bantuan Iuran yang sempat menjadi perhatian publik. Ia menginstruksikan agar tidak ada rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan biaya dalam kondisi apa pun.
Menurutnya, program kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Pelayanan yang baik diyakini berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Sumut.
Baca juga: Apresiasi Pers di HPN, Bank Sumut Dorong Narasi Pembangunan Daerah
Sementara itu, Ketua Umum PERSI Bambang Wibowo mendorong rumah sakit untuk memanfaatkan teknologi terbaru demi meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan pasien. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, termasuk pengurangan emisi karbon.
Ketua PERSI Wilayah Sumut Syaiful Munawar Sitompul menambahkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dalam sistem rekam medis dan manajemen rumah sakit perlu segera dioptimalkan.
Ia menegaskan komitmen PERSI untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program Universal Health Coverage.
Rangkaian kegiatan ini turut diramaikan dengan Medan Hospital Expo yang menampilkan beragam inovasi dan teknologi kesehatan terkini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA