Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 09:45 WIB

Performa Memukau Jakabiran Harahap di Lintasan 1.500 Meter

Author

Jakabiran Harahap raih medali perunggu pada nomor lari 1.500 meter U18 putra di Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara yang berlangsung di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang. (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Atlet muda asal Sumatera Utara, Jakabiran Harahap, kembali menunjukkan konsistensinya di ajang regional. Turun di nomor lari 1.500 meter U18 putra pada Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara, ia sukses mempersembahkan medali bagi Indonesia. Kejuaraan berlangsung di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang, dan menjadi panggung penting bagi para atlet muda.

Jakabiran menyelesaikan lomba di posisi ketiga dengan catatan waktu 4:17,05 detik. Hasil tersebut menempatkannya hanya beberapa detik di belakang atlet Vietnam, Vu Mint Thang, serta rekannya sesama Indonesia, Geonly Kubalang, yang meraih medali emas. Persaingan ketat tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya.

Meski meraih perunggu, Jakabiran mengakui bahwa hasil tersebut belum sepenuhnya memuaskan. Ia sebenarnya menargetkan catatan waktu di bawah empat menit. Namun, ia tetap menghargai hasil lomba karena merasa sudah tampil maksimal di lintasan.

Baca juga: Hari Perdana Kejuaraan Atletik, Indonesia Langsung Amankan Peringkat Dua

Setelah pertandingan, Jakabiran menyampaikan bahwa fokus berikutnya adalah Asian School Games di Brunei. Ajang tersebut menjadi target barunya untuk memperbaiki catatan waktu serta prestasi yang ia raih di kejuaraan sebelumnya. Ia berharap dapat tampil lebih optimal.

Perjalanan Jakabiran menuju kejuaraan ini terbilang cukup padat. Sebelumnya, ia juga turun di ajang POPNAS XVII Jakarta pada Oktober. Di even tersebut, ia meraih dua medali perunggu dari nomor 800 meter, 1.500 meter, dan 2.000 steeplechase.

Ia menjelaskan bahwa persiapan menuju Kejuaraan Asia Tenggara terasa singkat. Jadwal yang berdekatan membuat proses adaptasi dan latihan tidak bisa dilakukan secara maksimal. Meski begitu, ia tetap berusaha tampil sebaik mungkin di lintasan.

Sementara itu, rekannya, Geonly Kubalang, turut memberikan warna bagi kontingen Indonesia. Geonly mengaku puas setelah berhasil meraih emas. Prestasi tersebut dianggap sebagai hasil dari proses latihan panjang meskipun persiapannya juga relatif singkat.

Baca juga: Pelari Muda Indonesia Kuasai Nomor Lari Gawang Asia Tenggara

Geonly menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak memberikan energi positif baginya. Ia merasakan hasil kerja kerasnya terbayar, terutama setelah mengikuti POPNAS sebelumnya. Pengalaman tersebut membantunya menjaga fokus di kejuaraan regional.

Keberhasilan atlet Indonesia tidak hanya datang dari nomor lari. Pada nomor lempar cakram U20, Adi Firmansyah turut menyumbang medali perak. Lemparan sejauh 43 meter membuatnya tampil menonjol di sektor lempar.

Adi mengatakan bahwa ia memang menargetkan lemparan sejauh 45 meter. Meski belum mencapai target tersebut, ia mengaku puas dengan hasil yang didapat. Baginya, catatan ini menjadi motivasi untuk menampilkan performa lebih baik di event berikutnya.

Prestasi para atlet muda ini menjadi bukti bahwa pengembangan olahraga atletik terus menunjukkan hasil positif. Dengan jadwal kompetisi yang berdekatan, mereka tetap mampu menunjukkan kemampuan terbaik di level regional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU