Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 20:35 WIB

Bobby Nasution Terus Dorong Akses Kesehatan Merata Lewat Program Berobat Gratis

Author

Pengamat Kesehatan Sumut, Destanul Aulia, Jumat (24/10/2025). 

Sumatera Utara - Kebijakan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam menghadirkan program Universal Health Coverage (UHC) melalui Program Berobat Gratis Sumut Berkah mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Program ini dianggap sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Pengamat kesehatan Sumut, Destanul Aulia, menilai bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah progresif. Ia mengatakan, pencapaian UHC tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terdaftar, tetapi juga dari jaminan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pemprov Sumut membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak mewujudkan layanan kesehatan yang adil bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Baca juga: Dukung Pemeriksaan BPK, Pemprov Sumut Pastikan Anggaran Pangan Tepat Sasaran

Destanul yang juga menjabat sebagai Ketua IAKMI Sumut menjelaskan, keberhasilan UHC Sumut didukung oleh kebijakan strategis Gubernur Bobby, salah satunya kewajiban setiap rumah sakit menyediakan minimal 30 persen kamar kelas III bagi pasien UHC.

Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan semangat keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Dengan begitu, layanan kesehatan tidak boleh dibatasi oleh kemampuan ekonomi masyarakat.

Ia juga mengaitkan kebijakan ini dengan prinsip public service obligation, yakni tanggung jawab sosial rumah sakit untuk memberikan pelayanan dasar kepada seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

Berdasarkan penelitian tahun 2022, peningkatan ketersediaan kamar kelas III terbukti menurunkan angka penolakan pasien JKN hingga 27 persen. Hal ini menjadi bukti bahwa kebijakan Pemprov Sumut sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Hari Santri 2025, Bobby Nasution Instruksikan PBG Pesantren Digratiskan di Sumut

Destanul menambahkan, komitmen Pemprov Sumut bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga moral. Tujuannya agar setiap warga memperoleh layanan kesehatan tanpa kendala biaya maupun keterbatasan fasilitas.

Sementara itu, Gubernur Bobby Nasution menegaskan agar tidak ada lagi rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan kamar penuh. Bahkan, jika kamar kelas III penuh, pasien diperbolehkan naik ke kelas dua tanpa biaya tambahan.

“Tidak ada alasan rumah sakit penuh. Pasien harus tetap dilayani,” tegas Bobby saat meluncurkan UHC Prioritas di Lubukpakam, Deliserdang.

Dengan pendekatan seperti ini, Provinsi Sumatera Utara berpotensi menjadi model nasional dalam penyelenggaraan layanan kesehatan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat kecil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU