Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 23:10 WIB

Atasi Pengangguran, Pemprov Sumut Siapkan 10.000 Kesempatan Kerja

Author

temu pers dengan Tema Perkuat Kolaborasi, Cegah Pekerja Migran Illegal dan Korban TPPO di Sumut, bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas P3AKB Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (24/9/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat langkah strategis untuk mengurangi pengangguran sekaligus mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Target yang dipasang adalah penyerapan 10.000 tenaga kerja hingga tahun 2026. Hal itu disampaikan dalam temu pers bertema Perkuat Kolaborasi, Cegah Pekerja Migran Ilegal dan Korban TPPO di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (24/9/2025).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut, Yuliani Siregar, menjelaskan bahwa salah satu penyebab TPPO adalah kesulitan masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan.

Untuk itu, Pemprov menjalin kerja sama dengan KEK Sei Mangkei guna menyerap 3.000 tenaga kerja pada tahun 2025. MoU serupa juga direncanakan dengan PT KIM Medan dan PT Inalum.

Selain itu, pada 2025 Pemprov menggelar Job Fair yang berhasil menyalurkan 567 tenaga kerja. Tercatat pula 1.708 warga ditempatkan di luar negeri dengan jalur resmi.

Baca juga: DPRD Sambut Baik Upaya Pemko Medan Atasi Banjir Rob dan Kemiskinan di Medan Utara

Yuliani mengingatkan masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar mengikuti prosedur resmi, supaya tidak terjebak dalam perdagangan orang.

Data BPS Februari 2025 menunjukkan penduduk usia kerja di Sumut mencapai 11,56 juta jiwa. Dari angka itu, 8,1 juta merupakan angkatan kerja, dengan 409 ribu orang tercatat menganggur.

Tak hanya itu, sekitar 2.000 tenaga kerja ilegal asal Sumut berada di Malaysia. Kondisi ini menjadi perhatian khusus agar tidak berkembang menjadi kasus TPPO.

Untuk mencegahnya, Pemprov berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dalam menyiapkan lulusan siap kerja, dan dengan Dinas Koperasi dalam pembinaan UMKM.

Baca juga: Wali Kota Medan Apresiasi Bakat Atlet Skateboard Muda Medan yang Masih 7 Tahun

Selain itu, sejumlah Balai Latihan Kerja akan direnovasi agar bisa memberikan pelatihan lebih baik. Tujuannya meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai kebutuhan dunia kerja.

Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut dalam meningkatkan daya saing SDM, menekan angka kemiskinan, serta mewujudkan daerah yang unggul dan berkelanjutan.

"Upaya ini dilakukan sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Yakni, menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia untuk capai Sumut unggul, maju, dan berkelanjutan, " tutup Yuliani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU