Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 21:32 WIB

Pembalap Dunia Akui F1 Powerboat di Danau Toba Punya Nuansa Spesial Tak Tergantikan

Author

Beberapa pembalap dari F1 Powerboat 2025 yang sedang berkompetisi. (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Seri F1 Powerboat di Danau Toba 2025 kembali mendapat sorotan dari para pembalap internasional. Mereka menilai balapan di kawasan ini selalu menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan dengan lokasi lainnya. Bukan hanya karena soal kompetisi di lintasan air, tetapi juga keindahan dan atmosfer di sekitar Danau Toba yang membuat mereka merasa sangat suka.

Rusty Wyatt, pemenang seri Danau Toba tahun lalu, mengaku sangat menikmati kembali ke Balige. Ia menyebut bahwa segala hal tentang Danau Toba begitu berkesan, mulai dari panorama alam hingga sambutan masyarakat. Hal ini menjadikan pengalaman balap di Danau Toba terasa lebih lengkap baginya.

Menurut Rusty, perjalanan panjang menuju Danau Toba seolah terbayar tuntas ketika tiba di lokasi. Ia bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan indah yang sulit ditemukan di tempat lain. Bagi pembalap asal Kanada ini, Danau Toba menjadi salah satu seri favorit dalam kalender F1 Powerboat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Alberto Comparato, pembalap termuda di ajang ini. Alberto, yang baru berusia 24 tahun, merasa keramahtamahan masyarakat Sumatera Utara begitu luar biasa. Ia menilai sambutan masyarakat memberikan kesan hangat bagi para pembalap dan tim.Alberto menyebut selain adrenalin di lintasan, keindahan Danau Toba memberi nilai tambah yang tidak ternilai. Ia senang bisa berkompetisi sekaligus menikmati suasana yang menenangkan. Menurutnya, pengalaman ini membuat seri Danau Toba berbeda dari balapan lain di dunia.

Baca juga: Atmosfer Meriah, Ribuan Warga Ramaikan F1 Powerboat di Danau Toba

Sementara itu, Chairman The Lake Toba GP Aquabike & F1 Powerboat 2025, Troy Warokka, menekankan adanya banyak perubahan positif tahun ini. Ia menyebut persiapan, ketertiban, serta sikap masyarakat terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Hal ini memberikan kesan positif bagi peserta dan tim.

Troy juga menjelaskan bahwa penilaian dari para pembalap dan tim menjadi modal penting untuk penyelenggaraan tahun berikutnya. Apresiasi yang diberikan membuktikan bahwa Danau Toba semakin dikenal sebagai tuan rumah yang layak bagi ajang internasional.

Selain balapan, acara tahun ini juga diramaikan dengan hiburan untuk masyarakat. Pada hari Sabtu, berlangsung dua sesi sprint yang menjadi daya tarik utama. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati hiburan rakyat berupa manortor bersama serta penampilan band nasional.

Puncak acara dijadwalkan pada Minggu dengan final GP of Indonesia. Penampilan dua band nasional akan menutup rangkaian kegiatan yang sejak awal sudah berlangsung meriah. Hal ini menambah kesan bahwa ajang olahraga juga bisa menjadi pesta rakyat.

Baca juga: Gratis! Lake Toba GP 2025 Sajikan Aksi Balap Seru dan Pesta Rakyat di Balige

F1 Powerboat di Danau Toba bukan hanya sekadar balapan, melainkan sebuah perayaan olahraga, budaya, dan kebersamaan. Dari pandangan para pembalap hingga hiburan yang digelar, semuanya menghadirkan suasana yang berbeda dari seri-seri lainnya.

Dengan sambutan masyarakat dan keindahan Danau Toba, ajang ini dipastikan akan terus menjadi agenda yang ditunggu. Para pembalap dunia pun semakin menegaskan bahwa Danau Toba memang selalu spesial di hati mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU