Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama Kapolda Sumut, Wishnu Hermawan Februanto, merancang sejumlah inovasi. Tujuannya untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Sumut tahun 2025.
Inovasi ini khusus menargetkan sumber PAD dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kedua jenis pajak ini menjadi kontributor terbesar PAD Sumut.
Beberapa inovasi yang dirancang antara lain memaksimalkan pelayanan e-samsat dan pembayaran dengan aplikasi QRIS. Bobby juga menyebut pemutihan pajak dan pembayaran pajak dengan sistem dicicil.
"Pajak yang paling besar diterima oleh Sumut adalah PKB dan BBNKB," kata Bobby. Ia menyampaikan hal ini saat Rapat Optimalisasi penerimaan PAD di Aula Kantor Bapenda Provsu.
Bobby menjelaskan bahwa aplikasi e-samsat akan diperbarui untuk menjadi tempat one stop service. Keamanan dan penerimaan pendapatan melalui aplikasi ini harus dipastikan.
Baca juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon: Istana Maimun Layak Jadi Cagar Budaya Nasional
Ia juga menyebut bahwa masyarakat memberikan masukan tentang pemutihan pajak. Masukan ini menjadi pertimbangan dalam merancang kebijakan optimalisasi PAD.
Data Bapenda Sumut menunjukkan realisasi pajak daerah hingga 22 Juli 2025 mencapai Rp2.475.822.523.527. Nilai tersebut sebagian besar berasal dari PKB dan BBNKB.
Kepala Bapenda Sumut, Ardan Noor, menyampaikan strategi pelayanan kesamsatan yang akan diterapkan. Salah satunya adalah upgrade aplikasi mobile e-Samsat Sumut.
Aplikasi baru ini akan menggunakan fitur validasi face recognition yang terintegrasi dengan ERI dan Dukcapil. Fitur ini untuk mendapatkan status data kendaraan yang valid.
Bapenda juga akan menyediakan layanan Bus Saminten untuk pembayaran PKB. Layanan ini beroperasi pada Sabtu malam dan Minggu pagi di Binjai dan Pematangsiantar.
Baca juga: Disetujui Dewan, LPj APBD 2024 Jadi Fondasi Baru Pembangunan Sumut
Bus Samkel CFD juga akan disediakan untuk layanan pembayaran PKB. Bus ini melayani pembayaran pada Minggu pagi di Lapangan Merdeka Medan.
Operasional layanan Samsat akan diperpanjang hingga malam hari. Layanan ini tersebar di 29 titik di berbagai daerah Sumut seperti Medan, Binjai, dan Pematangsiantar.
Kapolda Sumut, Whisnu Hermawan, menyatakan siap mendukung kebijakan gubernur. Ia berkomitmen untuk mempermudah masyarakat membayar pajak.
"Permudahlah orang membayar pajak, jangan dipersulit," kata Kapolda. Ia juga menyebut bahwa setiap tahun terdapat 300.000 unit motor yang masuk ke Sumut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA