Jumat, 18 JULI 2025 • 23:13 WIB

Bobby Nasution Dorong UMKM Sumut Naik Kelas Lewat KKSU 2025

Author

Gubernur Sumut, Deputi BI, Kepala Perwakilan BI Sumut dan Ketua DPRD Sumut menyeduh kopi cara V60 saat pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 di Tiara Convention Centre, Jalan Cut Mutia Nomor 1, Medan, Jumat (18/7/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 diwarnai pernyataan tegas Gubernur Bobby Nasution soal perlunya kerja keras mengangkat level UMKM di Sumut. Pasalnya, partisipasi pelaku UMKM dalam pemanfaatan teknologi dan akses pembiayaan masih rendah banget.

Bobby menyebutkan data yang cukup miris. Cuma 7,7% UMKM di Sumut yang sudah dapat pembiayaan. Lebih parah lagi, hanya 3% yang berhasil masuk ekosistem digital dan 19% yang pakai teknologi dalam operasionalnya.

"Yang bikin khawatir, cuma 0,08% anak muda yang milih jadi wirausaha," kata Bobby. Kondisi ini butuh perhatian serius dan kolaborasi dari berbagai pihak supaya bisa diperbaiki.

Baca juga: Sumut Fashion Week 2025 Resmi Dibuka, Titiek Sugiharti Soroti Potensi Besar Industri Fashion

Gubernur berusia 43 tahun ini menekankan betapa pentingnya peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Makanya, peningkatan kapasitas UMKM gak bisa dilakukan setengah-setengah, harus jadi gerakan bersama.

Bobby juga bersyukur karena pemerintah pusat sudah menempatkan UMKM sebagai bagian penting dari strategi ekonomi nasional. Tapi dia mengingatkan, langkah selanjutnya adalah implementasi kebijakan yang sudah dirumuskan.

"Yang penting sekarang adalah bagaimana kita bisa menerjemahkan komitmen itu ke dalam kebijakan nyata di lapangan," tegas Bobby di hadapan para pelaku UMKM dan pejabat yang hadir.

Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti, ikut menyuarakan pentingnya kerja kolektif dalam memajukan UMKM. Dia bilang proses naik kelas bukan hal yang mudah dan cepat.

Baca juga: Airin Rico Waas Ajak Kader PKK Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak

Destry menyoroti salah satu tantangan yang dihadapi UMKM: kurangnya pemahaman terhadap pembukuan dan neraca perdagangan. Ini aspek yang sangat penting dalam mengakses pembiayaan dan berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BI Perwakilan Sumut, Rudi B Hutabarat, menyampaikan kabar baik bahwa nilai ekspor UMKM hingga Juni 2025 telah mencapai Rp49,6 miliar. Potensi ekspor dari UMKM Sumut memang sangat besar.

Menariknya, untuk menambah semarak acara pembukaan, sejumlah pejabat termasuk Gubernur Sumut menyeduh kopi V60 bersama. Aksi ini jadi simbol dari sinergi dan semangat kolaboratif dalam membina UMKM di Sumatera Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU