Sumatera Utara - Upaya meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, kolaborasi dijalin bersama Lembaga Penjamin Simpanan. Langkah ini difokuskan pada penyebarluasan literasi keuangan kepada masyarakat luas.
Kepala Diskominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menyampaikan komitmen tersebut saat menerima audiensi LPS.
Pertemuan berlangsung di Kantor Diskominfo Sumut bersama jajaran terkait. Ia menjelaskan bahwa Diskominfo memiliki berbagai sarana komunikasi yang siap dimanfaatkan.
Baca juga: Sambut HKG 2026, PKK Sumut Tebar Kepedulian di Panti Asuhan
Media luar ruang seperti videotron menjadi salah satu kanal penyebaran informasi. Selain itu, kerja sama dengan media massa juga menjadi kekuatan utama.
Diskominfo juga memanfaatkan kanal resmi dan media sosial untuk menjangkau masyarakat. Program temu pers turut menjadi sarana strategis dalam menyampaikan informasi.
Sebanyak 115 media telah bekerja sama untuk mendukung penyebarluasan pesan. Dengan jaringan tersebut, informasi literasi keuangan diharapkan menjangkau lebih luas.
Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.
Baca juga: Sulaiman Harahap Resmi Jadi Koordinator PPIH Medan, Siap Layani Jemaah
Hal ini penting untuk menghindari risiko dari pinjaman online ilegal. Selain itu, bahaya judi online juga menjadi perhatian serius.
Pihak LPS menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah perlindungan masyarakat. Menurut LPS, masih banyak masyarakat yang terjerat praktik pinjol dan judol.
LPS juga mengingatkan bahwa simpanan di perbankan dijamin oleh negara.Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir dalam menyimpan dana di bank.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA