Sumatera Utara - Walikota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (8/1/2026).mbali terlihat dalam penanganan bencana alam yang melanda Sumatera Utara. Pemerintah Kota Batam menunjukkan solidaritasnya dengan menyerahkan bantuan dana senilai Rp4,7 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan. Penyerahan dilakukan oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Kamis, 8 Januari 2026.
Total dana yang diserahkan mencapai Rp4.700.000.000. Jumlah ini berasal dari dua sumber utama, yakni bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam sebesar Rp2,5 miliar serta donasi masyarakat Kota Batam yang terkumpul sebanyak Rp2,2 miliar.
Baca juga: Mahasiswi FKIP UMSU Tampil di Program Sea Teacher Filipina
Gubernur Bobby Nasution menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Pemko Batam beserta seluruh warganya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas antarwilayah dalam menghadapi situasi darurat bencana.
Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikelola secara transparan dan akuntabel. Penyalurannya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga memaparkan kondisi kebencanaan Sumatera Utara hingga 8 Januari 2026. Dari total 33 kabupaten dan kota, sebanyak 18 daerah tercatat terdampak bencana alam dengan tingkat kerusakan yang beragam.
Beberapa wilayah mengalami dampak paling berat, di antaranya Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, serta Kota Sibolga. Akibat bencana tersebut, estimasi kerugian di berbagai sektor mencapai Rp17,23 triliun.
Baca juga: Menuju 2026, BRI Kabanjahe Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM Tanah Karo
Jumlah masyarakat terdampak tercatat sebanyak 479.045 kepala keluarga atau setara 1.803.549 jiwa. Sementara itu, pengungsi mencapai 3.371 KK atau 13.378 jiwa, dengan korban meninggal dunia sebanyak 372 orang dan korban luka-luka 126 orang.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kini memasuki masa transisi darurat bencana selama tiga bulan. Fokus utama diarahkan pada penyelamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pengurangan jumlah pengungsi melalui pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.
Bobby berharap bantuan dari Pemko Batam dan masyarakatnya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak. Ia bahkan menyebut hunian tersebut diharapkan menjadi kenangan solidaritas dari masyarakat Batam bagi Sumatera Utara.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa Sumatera Utara dan sejumlah wilayah lain di Sumatera. Ia menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Batam dan malam pergantian tahun.
Hingga akhir Desember 2025, total dana yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp14 miliar. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung upaya pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan Pemprov Sumut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA