Sumatera Utara - Bobby Nasution memmiliki sebuah ide yang besar untuk Danau Toba. Gubernur Sumut ini ingin mengubah status kawasan danau vulkanik terbesar di dunia itu jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Usulan ini ia sampaikan ketika sedang bertemu delegasi Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI.
Namun masih terdapat masalah, kata Bobby, Danau Toba masih diurus oleh Badan Otorita. Lembaga ini memiliki keterbatasan jika terkait mengatur investasi. Karena itu, jika statusnya berubah jadi KEK, Danau Toba bisa lebih leluasa lagi untuk mengembangkan ekonomi di sana.
"Dengan jadi KEK, peluang investasi bakal terbuka lebih lebar," begitu penjelasan Bobby.
Yang menarik, Bobby mengatakan kalau jadi KEK bukan berarti mengabaikan lingkungan. Tetapi sebaliknya - pembangunannya tetap harus berkelanjutan supaya wisata bisa maju tapi danau tetap lestari.
Sekarang ini Pemprov Sumut sedang menyiapkan kajian akademik untuk mendukung usulan KEK tersebut. Bobby berharap banyak pihak bakal mendukung, mulai dari pemerintah pusat sampai DPR.
Baca juga: Kahiyang Ayu Dorong PAUD Labuhanbatu Tingkatkan Layanan Berkualitas
Sejatinya pengembangan Danau Toba sebenarnya sudah berjalan lewat kerjasama Pemprov Sumut, pemkab/pemkot, sama stakeholder lainnya. Adapuan hal yang sudah dikerjakan adalah mulai dari infrastruktur wisata, pertanian, perikanan, sampai pemberdayaan warga lokal.
Bobby juga menyinggung soal ekosistem penting lain di Sumut. Ada Batang Toru, Taman Nasional Gunung Leuser, bersama Taman Nasional Batang Gadis yang perannya vital buat menjaga kelestarian alam dan sumber air bersih.
Hutan-hutan di Sumut juga mempunyai peran besar dalam mitigasi perubahan iklim. Maka itu pengembangan wisata harus jalan bersama dengan upaya pelestarian lingkungan.
Nasril Bahar, anggota DPR RI, kelihatan tertarik sama usulan Bobby. Ia mengatakan di Indonesia sudah ada beberapa KEK Pariwisata dan hasilnya lumayan bagus.
"Potensi Danau Toba itu sangat besar, tidak hanya untuk Sumut tapi juga pariwisata nasional. Kalau dapat dukungan penuh, bisa jadi destinasi kelas dunia," kata Nasril.
Baca juga: Dorong Kemandirian Bangsa, Bobby Nasution Ingin Sumut Ambil Peran di Industri Pertahanan
Anggota DPR lainnya, Siti Mukaromah, ikut nimbrung. Ia menekankan pentingnya jaga keseimbangan antara pengembangan wisata dan kelestarian ekologi. Menurutnya, pembangunan kepariwisataan kudu berdasar prinsip keberlanjutan.
Rapat kemarin juga dihadiri beberapa pejabat Pemprov Sumut, seperti Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, Kepala Dinas LHK Heri Marpaung, Kepala Dinas PUPR Hendra Dermawan, plus kepala-kepala OPD lainnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA