Sumatera Utara - Warga Komplek Konen, Kabanjahe, digegerkan oleh penemuan mayat bayi. Kejadian tersebut terjadi di depan Kantor Notaris Malem Jenda Singarimbun, Selasa (29/7) pagi.
Mayat bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB. Adapun penemuan mayat bayat ini pertama kali ditemukan oleh anak-anak sekolah yang lewat di lokasi kajadian.
Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menyampaikan penanganan kasus ini melalui Kasi Humas IPTU Pedoman Maha. Saat mendapati laporan dari warga sekitar pada pukul 07.12 WIB, Polisi langsung datang ke lokasi.
Personel SPKT, piket fungsi, dan tim Inafis langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Mereka menemukan jasad bayi sesuai laporan.
Saksi pertama, Effendi Sembiring, datang bersama Raja Nadeak setelah mendapat informasi. Keduanya menemukan bayi dalam keadaan tak bernyawa.
Mereka menutupi jasad bayi dengan pakaian yang ada di sekitar lokasi. Setelah itu, mereka segera menghubungi pihak kepolisian.
Baca juga: Dukung Pendidikan Daerah, Bobby Nasution Tinjau SMA Negeri 1 Salak
Polisi langsung mengamankan barang bukti di TKP. Mayat bayi dievakuasi ke RSU Kabanjahe untuk visum et repertum (VER).
Tim juga mengumpulkan keterangan dari saksi dan data lainnya. Semua ini untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Unit Reskrim Polres Tanah Karo kini melakukan penyelidikan intensif. Mereka berusaha mengungkap pelaku dan motif pembuangan bayi.
Lokasi kejadian ditemukannya mayat bayi di komplek Konen. (Polres Tanah Karo)
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi untuk segera melapor,” ujar IPTU Pedoman Maha. Informasi dari publik sangat penting.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi ingin memastikan apakah ada tindak pidana yang terjadi.
Polres Tanah Karo menegaskan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum. Kasus ini menjadi prioritas untuk diungkap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polres Tanah Karo