Oknum Polisi Dicopot karena Gagal Tangani Banyak Kasus,  Kapolda Sumut Angkat Bicara
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak perintahkan para Kapolres melakukan penyekatan di perbatasan daerah masing-masing selama PPKM Mikro. (Ilustrasi/ANTARA/HO)
News
Kota Medan

Oknum Polisi Dicopot karena Gagal Tangani Banyak Kasus, Kapolda Sumut Angkat Bicara

Sabtu, 30 Oktober 2021 11:21 WIB 30 Oktober 2021, 11:21 WIB

INDOZONE.ID - Pencopotan oknum polisi di Sumatera Utara (Sumut) karena dinilai gagal dalam menangani kasus cukup banyak terjadi beberapa waktu terakhir. Salah satunya dalam kasus penganiayaan pedagang di Pajak Gambir, Deli Serdang, yang berujung pada pencopotan Kapolsek Percut Sei Tuan. 

Terkait hal itu, Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak angkat bicara. Ia menegaskan banyaknya oknum polisi yang dicopot, disebabkan karena kelalaian mereka dalam mengemban tugas. 

“Saya melihat ada dugaan ketidakprofesionalan penyidik, tentu siapapun tanpa pandang bulu saya harus pecat, karena hal ini sudah saya ingatkan,” katanya dihadapan awak media usai rapat bersama unsur Forkompinda Sumut, Jumat (29/10/2021).

Ia melanjutkan para personel polisi memang selalu dituntut profesional. Sebab Polri tidak menginginkan anggota yang tidak bisa bekerja sesuai perintah pimpinan. 

"Tidak ada alasan untuk anggota yang melakukan pelanggaran. Itu sudah jelas (pelanggaran) kode etik, pecat. Organisasi polri tidak butuh orang yang seperti itu," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya dalam kasus penganiayaan  pedagang sayur Pajak Gambir, Litiwari Gea yang merupakan korban penganiayaan malah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus itu pun lantas ditarik oleh Polda Sumut dan berujung pencopotan Kapolsek Percut Sei Tuan. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US