Usai Minta Maaf, Bobby Gercep Bangun Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) ketika meninjau banjir di Kelurahan Padang Bulan, Medan, Rabu (24/11/2021). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)
News
Kota Medan

Usai Minta Maaf, Bobby Gercep Bangun Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Medan

Jumat, 26 November 2021 09:30 WIB 26 November 2021, 09:30 WIB

INDOZONE.ID - Setelah minta maaf karena Kota Medan kembali kebanjiran, Wali Kota, Bobby Nasution mulai melakukan gerak cepat (gercep) memberantas banjir. Ia berencana membagun kolam retensi di beberapa titik sebagai upaya mengatasi banjir Kota Medan.

"Debit air masuk ke sungai yang jadi penyebab banjir kemarin. Bagaimana mengatur debit air masuk ke sungai, kalau perlu kita buat kolam retensi, kita buat," katanya, seperti yang dikutip Indozone dari Antara, Jumat (26/11/2021).

Ia juga mengaku telah meninjau langsung beberapa lokasi yang bisa dibangun kolam retensi. Peninjuan adilakukan sebab butuh lokasi yang pas untuk memabngun kolam retensi mengingat  tingginya debit air yang akan disalurkan ke kolam tersebut.

"Ini butuh persiapan, jadi kita tinjau. Sebab kolam ini nantinya menampung air sebelum masuk ke sungai. Dari drainase kita masukkan sungai dan sungainya meluap sama saja. Jadi kita tampung dulu airnya di situ (kolam retensi)," ujarnya.

Tak hanya itu, menantu Presiden Jokowi itu bahkan sudah mengkomunikasikan upaya pembuatan kolam retensi dengan sejumlah pihak. Di antaranya dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang maupun Dinas Pekerjaan Umum.

Sebelumya, banjir kembali mengepung wilayah Medan pada pekan ini. Genangan air diyakini terjadi akibat buruknya tata kelola drainase yang tidak mampu menampung intensitas hujan yang tinggi. 

Sementra itu, data Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan menyebut ada 200 titik drainase yang tidak mampu menampung genangan air. Titik drainase tersebut tersebar di beberapa wilayah kecamatan dengan total panjang saluran mencapai 5.000 kilometer.

Oleh sebab itu perbaikan drainase juga menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mengatasi banjir. 

"Kalau perbaikan drainase harus dari hulu sampai hilir. Ada sungai kita yang hilirnya bukan di Kota Medan, itu ya. Jadi kita perbaiki drainase kita, kalau hilirnya nggak diperbaiki, malah tambah banjir. Parit kita juga, kita besarkan misalnya. Tapi parit di hilirnya nggak kita besarkan, ya sama juga airnya mengantre di situ. Jadi ini semua akan diperbaiki,” pungkas Bobby. 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Aqmarul Akhyar
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU