Hotel di Medan Sudah Ada yang Tutup karena Badai Corona
Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana. (ANTARA/Evalisa Siregar)
Travel
Kota Medan

Hotel di Medan Sudah Ada yang Tutup karena Badai Corona

Selasa, 31 Maret 2020 08:50 WIB 31 Maret 2020, 08:50 WIB

INDOZONE.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara mengatakan sudah ada hotel di Medan yang tutup sementara karena tidak kuat menghadapi dampak virus corona (Covid-19). 

Salah satunya adalah Hotel Garuda Plaza yang akan mulai menghentikan sementara operasionalnya mulai 1 April 2020 dengan alasan mencegah kerugian yang lebih besar dampak tidak adanya tamu terkait wabah virus corona (COVID -19).

"Yang pasti sudah ada beberapa hotel yang menyatakan ke PHRI Sumut untuk memilih langkah berhenti beroperasi sementara," ujar Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Sumut, Denny S Wardhana di Medan, Senin (30/3/2020).

Penutupan dikarenakan tamu hotel dan kegiatan/acara nyaris tak ada, begitu juga yang makan dan minum di restoran dan cafe hotel yang sangat sepi.  Di saat kondisi itu, kewajiban perusahaan tetap harus dibayar mulai listrik, air, dan segala pajak.

"Daripada merugi besar yang berdampak pada bisa tutupnya perusahaan serta mendukung upaya pemerintah mengurangi keramaian, maka manajemen sejumlah hotel di Sumut memilih menghentikan sementara operasionalnya," katanya.

Tindakan penghentian operasional sementara juga dilakukan untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan secara permanen.

"Selama ini, sebagian besar tamu Garuda Plaza adalah wisatawan dari Malaysia, wisatawan nusantara dan tamu dari instansi pemerintah.Namun sejak COVID - 19, tidak ada tamu dan berbagai kegiatan," ujar Denny yang juga menjabat Managing Director di Garuda Plaza Hotel Medan itu.

Denny tidak merinci nama hotel lainnya yang tutup sementara dengan dalih belum dapat izin dari pengelolanya untuk dipublikasi PHRI.

Penutupan sementara Hotel Garuda Plaza itu yang diberlakukan mulai 1 April 2020 itu belum dipastikan sampai kapan karena melihat perkembangan COVID -19. Mengenai nasib karyawan Garuda Plaza Hotel itu, Denny mengaku dirumahkan sementara.

"Soal gaji sudah disepakati antara manajemen dan karyawan," katanya.

Sebelumnya, PHRI meminta agar pemerintah memberikan keringanan (relaksi) berbentuk penghapusan dan penundaan atas sejumlah beban yang harus tetap dibayar pengusaha sektor itu di saat wabah COVID -19. Namun, permintaan itu belum dipenuhi.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US