Pengembangan Wisata Danau Toba Picu Kekhawatiran Pengusaha Lokal, Takut Disaingi Investor
Danau Toba, Sumatera Utara. (photo/Freepik)
Travel
Kab. Toba Samosir

Pengembangan Wisata Danau Toba Picu Kekhawatiran Pengusaha Lokal, Takut Disaingi Investor

Senin, 28 Juni 2021 14:27 WIB 28 Juni 2021, 14:27 WIB

INDOZONE.ID - Seperti diketahui, Danau Toba yang menawarkan keindahan alam kini ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)

Hal itu menjadikan danau yang berbasis di Sumatera Utara itu sebagai peluang investasi bagi pengusaha pariwisata baik dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan berbagai fasilitas dan layanan wisata.

Mulai dari perhotelan, layanan wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner

Namun, pengembangan wisata itu justru memicu kekhawatiran dari pelaku usaha lokal yang takut kalah saing dari investor asing bermodal besar.

Mereka juga khawatir hanya mampu menjadi penonton dalam hiruk-pikuk pengembangan pariwisata Danau Toba.

Pasalnya, saat ini masyarakat banyak menggantungkan hidupnya dari budidaya perikanan, pengolahan ikan hasil tangkapan, hingga kedai- kedai makanan dan minuman yang tersebar di berbagai wilayah di kawasan Danau Toba. 

Salah satunya, Evi Maesaroh, pedagang warung makan yang sudah 11 tahun berjualan di kawasan Kelurahan Tiga Ras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

"Nanti kalau ada asing masuk, hotel-hotel, restoran-restoran, bagaimana kedai saya, apa akan laku dilirik orang?" katanya diktuip dari Antara, Senin (28/6/2021). 

Menurutnya, sewajarnya mereka sebagai bagian dari Danau Toba yang harus menjadi aktor utama dalam mempromosikan Danau Toba untuk menarik pengunjung dan memperoleh keuntungan. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sumalungun, H Zonny Waldi menuturkan masyarakat Toba  perlu dibina untuk mengembangkan usahanya secara mandiri hingga dapat beriringan mengembangkan pariwisata sesuai dengan yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

"Mendukung pariwisata dan menyiapkan masyarakat lokal menghadapi kompetisi di bidang usaha dengan pengusaha asing jadi tanggung jawab bersama," kata Zonny.

"Dengan menguatkan citra usaha masyarakat Toba, maka pengembangan pariwisata dapat diwujudkan dengan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US